Edisi 24-04-2017
Achintya Nilsen Miss Indonesia 2017


JAKARTA – Achintya Nilsen terpilih sebagai Miss Indonesia 2017. Tya—yang mewakili Nusa Tenggara Barat (NTB)—menyisihkan 33 finalis lainnya pada malam puncak Miss Indonesia 2017 yang digelar di Studio 14 MNC Kebon Jeruk, Jakarta, tadi malam.

Sebagai runner-up pertama diraih finalis dari Bengkulu Astrin Putrid dan runner-up kedua dimiliki finalis Sulawesi Utara Ivhanrel Sumerah. Sedangkan finalis dari Jawa Tengah Dinda Saraswati menempati peringkat keempat dan finalis Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Anja Ariella menempati peringkat kelima. Pada gelaran yang disiarkan langsung RCTI ini, Tya terlihat tak bisa menutupi rasa bahagia sekaligus haru saat Miss World 2016 Stephanie Del Valle dan Miss Indonesia 2016 Natasha Mannuela menyematkan mahkota Miss Indonesia 2017 di atas kepalanya.

Gadis kelahiran Denpasar, 1 Januari 1999 ini memang pantas dan layak menjadi juara tahun ini. Selain karena kecantikannya, dia mempunyai visi yang menarik perhatian para dewan juri. “Apabila menjadi Miss Indonesia, saya memiliki harapan untuk Indonesia yang lebih baik dengan segera melakukan kegiatan BWAP (Beautiful With A Purpose) di daerah miskin dengan tujuan untuk mengentaskan kemiskinan yang terjadi di Indonesia saat ini,” kata dia, menjawab pertanyaan Ketua Dewan Juri Liliana Tanoesoedibjo.

Penampilan Tya pada malam puncak berhasil meyakinkan para juri yakni Liliana Tanoesoedibjo, Wulan Tilaar, Maria Harfanti, Ferry Salim, dan Peter F Saerang. Tya yang juga pandai bermain voli dan basket ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung. Ia mengaku tidak menyangka meraih Miss Indonesia 2017 dan raihan ini akan menjadi pemicu semangat untuk lebih baik. Ia juga berjanji menjalankan tugas sebagai wakil Indonesia di ajang Miss World 2017 dan siap mempertahankan prestasi yang telah diraih sebelumnya. Proses karantina selama dua minggu yang dirasakan gadis keturunan Indonesia-Norwegia ini membuatnya berkembang dengan baik.

Bersama 33 finalis yang lain ia mendapat pembekalan berupa public speaking, pembentukan karakter (character building), cara berperilaku (manner), serta kelas kecantikan dan modeling yang menjadi modal menjadi seorang wanita yang mewakili Indonesia di ajang Miss World. Sebelumnya Miss Indonesia 2016 Natasha Mannuela mengucapkan terima kasih sebagai bentuk salam perpisahan sebelum melepas mahkota dan menyerahkan kepada Miss Indonesia berikutnya. Ia mengaku tidak mudah mengembang tugas sebagai Miss Indonesia.

Tugas ini dibawa dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, ke mana pun Natasha pergi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua, Yayasan Miss Indonesia, MNC Group, Star Media Nusantara (SMN), Star Harvest Media Academy, pageant lover, dan masyarakat Indonesia yang mendukungnya. “Project Beauty With A Purpose jadi tujuan utama saya mengikuti Miss Indonesia karena saya bisa melayani, berbagi, dan menjadi berkat bagi sesama. Senang rasanya saat mendengar dan mengetahui proyek BWP di Bantar Gebang ini berdampak nyata dan manfaat untuk masyarakat di sana,” tutur Acha—sapaan akrab Natasha Mannuela.

Kemeriahan tirai panggung malam puncak Miss Indonesia 2017 dibuka penampilan Natasha Mannuela menari balet klasik diiringi instrumen biola oleh Delicacy. Acha yang tadi malam mengenakan busana gaun terusan putih dan merah terlihat luwes meliuk-liukkan badannya disusul perkenalan 34 finalis Miss Indonesia 2017 kepada dewan juri. Liliana Tanoesoedibjo selaku chairwoman Miss Indonesia mengatakan, untuk menjadi Miss Indonesia harus bisa membanggakan bagi Tanah Air dan memiliki manfaat luas untuk dunia. “Kriteria masih sama seperti tahun sebelumnya, harus impresif, dan senang sosial tetap punya karisma dan diharapkan bisa memberikan harum bagi Indonesia,” jelas Liliana.

Liliana mengungkapkan, selama karantina para finalis banyak yang aktif dan bersemangat. Ia berharap nanti finalis yang tidak terpilih tetap percaya diri dan tetap semangat. Pemilihan Miss Indonesia tak hanya mengandalkan kecantikan fisik, tetapi juga kecantikan hati untuk menjiwai beauty with purpose dengan sempurna. Para finalis Miss Indonesia 2017 pun tak sungkan menampilkan bakat menari tradisional masing-masing daerah di atas panggung sebagai bentuk representasi daerah masing-masing diwakili oleh perwakilan finalis asal Lampung disusul Papua, Bali, Maluku, dan tari payung dari Sumatera Barat.

Dalam babak pertama, ada 15 finalis yang berhasil terpilih. Mereka adalah DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Bengkulu, dan Maluku Utara. Enam finalis tersebut merupakan para pemenang fast track di enam kategori yakni Fast Track Nature Beauty Fashion, Catwalk, Social Media, Sport Competition, Talent, dan Beauty With A Purpose. Sementara itu, sembilan finalis lain yang masuk di babak ini adalah Miss Maluku, DI Yogyakarta, Sumatera Selatan, Banten, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Jambi, Jawa Tengah, dan Aceh.

Adapun kategori Miss Persahabatan, Miss Indonesia tahun ini diraih finalis dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maria Andromeda. Untuk Miss Favorit di Miss Indonesia 2017 ini diraih finalis dari Sumatera Utara, Olivia Pangabean. Kategori Miss Favorit sendiri merupakan pilihan penonton yang menentukan pilihan melalui jajak pendapat SMS ke 95151. Penampilan tiga penyanyi pria terbaik Indonesia, Armand Maulana, Judika, dan Angga Puradiredja, yang menyanyikan lagu Love Never Felt So Good menghangatkan malam puncak Miss Indonesia 2017. Ketika mulai menyanyi, ketiganya dihampiri 34 finalis Miss Indonesia 2017.

Bunga Citra Lestari (BCL) yang berkolaborasi dengan Disc Jockey (DJ) Dipha Barus tampil meriah dengan kostum berwarna merah menyala. BCL membawakan lagu single barunya yang sesuai tema acara malam itu, yakni Aku Wanita. Ia menjadi satu-satunya wanita di atas panggung karena menggunakan dancer yang berisi para pria. Perwakilan finalis Miss Indonesia kembali menunjukkan bakat dan talentanya dalam bidang musik di mana kolaborasi Miss Sumatera Selatan bermain piano, Miss DKI Jakarta bermain harpa, serta Miss NTB memainkan alat musik marimba mengiringi tiga finalis dari Jambi, Sulawesi Utara, dan Papua menyanyikan lagu nasional berjudul Tanah Airku.

Lagu Ku Ukir Prestasi Dunia Untukmu Indonesia karya Liliana Tanoesoedibjo menjadi penutup malam puncak Miss Indonesia 2017. Seluruh finalis membawakan lagu tersebut sebagai motivasi untuk terus mengukir prestasi.

Thomasmanggalla