Edisi 20-03-2017
MU Kembali ke Jalur Kompetisi Eropa


MIDDLESBROUGH – Manchester United (MU) merespons absennya Paul Pogba dan Zlatan Ibrahimovic dengan kemenangan 3-1 atas Middlesbrough pada duel lanjutan Liga Primer di Riverside Stadium tadi malam.

Dua gol skuad asuhan Jose Mourinho tersebut dihasilkan Marouane Fellaini pada menit ke-30, Jesse Lingard (63), dan Antonio Valencia (90); sementara balasan tuan rumah diciptakan Rudy Gestede (77). Kemenangan ini sangat penting karena bermakna peluang Setan Merah tampil di Liga Champions musim depan melalui jalur Liga Primer, tetap terjaga. Mereka akan bersaing ketat dengan Liverpool, Arsenal, dan Everton untuk mendapatkan tiket kualifikasi kompetisi kasta tertinggi di Benua Biru tersebut.

Sebelum menyapa The Boro, MU memang sedang dalam performa terbaik, yang ditandai dengan mencatatkan sejumlah pertandingan membanggakan di Liga Primer. Statistik menunjukkan, mereka belum pernah kalah sejak Oktober tahun lalu. Dari 17 laga, MU imbang delapan kali. Meski tidak ada kemenangan telak, perjalanan MU tergolong stabil dengan menciptakan satu, dua, hingga tiga gol. Kekalahan justru terjadi di kompetisi lain seperti Piala Liga dan Piala FA. Pada perempat final Piala FA, mereka dikalahkan Chelsea.

Skor 0-1 di Stamford Bridge, Senin (13/3), itu menghentikan ambisi MU meraih treble winners. Sebelumnya, kekalahan juga terjadi di leg kedua semifinal Piala Liga dari Hull City. Kekalahan tidak berarti banyak karena MU tetap lolos ke final dan juara. Setelah pertandingan ini, kompetisi libur karena para pemain harus kembali ke negara masing-masing untuk menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2018. Liga Primer akan kembali bergulir awal bulan depan. Berdasarkan jadwal yang dirilis ke publik, agenda padat langsung menyapa MU. Statistik menunjukkan selama April, Setan Merah akan menjalani delapan pertandingan.

Duel-duel yang akan dijalani MU adalah Liga Primer dan Liga Europa. Di kompetisi dalam negeri, mereka akan bertanding enam kali melawan West Bromwich Albion (WBA), Everton, Sunderland, Chelsea, Burnley, dan Swansea City. Di atas kertas dan di lapangan, The Blues akan menjadi lawan paling berat. Namun, jika kondisi fisik para pemain terkuras, lima klub lainnya juga bisa menjadi batu sandungan yang berpotensi menghambat MU finis di zona Liga Champions.

Fisik menjadi faktor penentu karena klub yang berbasis di Old Trafford itu akan menjalani dua duel perempat final Liga Europa.

Alimansyah/ andri ananto