Edisi 21-04-2017
AS-RI Sepakat Dorong Perdamaian Dunia


JAKARTA –Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump berkomitmen meningkatkan kerja sama dengan Indonesia, khususnya bidang perdagangan, investasi dan perdamaian dunia.

AS dan Indonesia me nyepakati pola kerja sama baru yang be - rprinsip saling meng untungkan (win-win solution). Kesepakatan tersebut me - rupakan hasil pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Wakil Pre siden AS Michael Richard Pence di Istana Merdeka Jakarta kemarin. Kunjungan Pence ke Jakarta adalah yang pertama kalinya mewakili pemerintahan Trump di kawasan Asia Tenggara. Dalam pertemuan itu Jokowi menyampaikan penting nya meningkatkan hubungan yang saling menguntungkan di berbagai bidang dan menekankan shared values.

Di samping itu Jokowi menekankan perlunya pengaturan untuk memberikan kerangka hukum yang lebih kuat dalam mengatur hu bung - an perdagangan dan investasi. “Bulan depan akan ada tim yang membahas pengaturan per - dagangan dan investasi bila - teral berdasarkan prinsip winwin solution,” kata Jokowi. AS tercatat menjadi mitra dagang terbesar keempat Indo - nesia. Nilai perdagangan antara Indonesia dan AS mencapai USD23,4 miliar pada 2016 dan USD23,8 miliar pada 2015 (surplus USD8,6 miliar). Komoditas ekspor Indonesia ke AS meliputi produk manu faktur apparel, makan an, pro duk kulit, komputer dan elektronik serta perikanan. AS juga merupakan investor asing terbesar ketujuh.

Pada 2016, total investasi AS men - capai USD1,16 miliar dalam 540 proyek. Bidangusahayangpaling banyak diminati investor AS me - liputi pertambangan, makanan, alat angkut, kimia, dan farmasi. Adapun jumlah wisatawan AS di Indonesia mencapai 296.183 orang pada 2016. Pence datang ke Indonesia bersama istrinya Karen Pence dan didampingi kedua putri - nya. Tepat pukul 10.00 WIB, rombongan mantan Gubernur Indiana itu tiba dan disambut langsung oleh Presiden beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo di sayap barat Istana Merdeka. Selain menyatakan komit - men kerja sama di bidang perdagangan, kedua negara juga menyampaikan pandangan yang sama seputar perdamaian dunia.

“Sebagai negara muslim terbesar di dunia dan sebagai negara demo k rasi terbesar ketiga di dunia, kita juga sepakat untuk menguatkankerjasamadibidang perdamaian,” papar Jokowi. Sementara Pence mengata - kan, Indonesia adalah mitra strategis Amerika. Sama halnya dengan Amerika yang juga merupakan negara demokratis, Indonesia memiliki nilai yang sama dalam kebebasan, hak asasi manusia, hukum, dan ke - beragaman agama.

“AS bangga menjadi mitra Indonesia untuk mempromosikan dan menjaga nilai-nilai tersebut,” katanya. Pence mengungkapkan, perusahaan-perusahaan AS sudah berbisnis di Indonesia sejak bertahun-tahun dan pro - duk serta pelayanan AS telah berkontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia. Meski demikian dia percaya masih ada ruang untuk pengembanganyangsignifikandi bawah kepemimpinan Presiden Trump. “Seperti yang sering diungkapkan Presiden Jokowi, kita mencari hubungan yang saling menguntungkan (winwin relationship),” katanya.

Pence juga mengakui bahwa sebagai negara Islam ter besar, Indonesia dinilai me miliki Islam yang moderat yang meng inspirasi dunia. “Di Indonesia agama itu me nyatukan, bukan memecah be lah dan membawa harapan untuk masa depan yang lebih cerah. Kamisangat bersyukuratas inspirasi yang besar dari Indonesia kepada dunia,” tegas Pence. Dia kemarin juga mengunjungi Masjid Istiqlal dan berdialog dengan para tokoh lintas agama tentang upaya memaju - kan dialog untuk memupuk tole - r ansi, moderasi, dan upaya pencegahan radikalisme.

“Di negara Anda dan saya, ada beragam agama yang memberi kita harapan untuk masa depan yang lebih cerah dan kami sangat berterima kasih kepada Indonesia yang mem berikan inspirasi tersebut kepada dunia,” katanya. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Pence kemarin menyaksikan penandatanganan kese - pakat an bisnis di bidang energi dan energi terbarukan oleh beberapa perusahaan be sar RI dan AS. Beberapa proyek kerja sama tersebut ialah pe ngembangan sistem meter listrik antara PLN dengan Pacific Intra Capital LLC. Lalu antara Jababeka dengan Greenbelt Resource untuk energi ter barukan dari limbah menjadi energi.

Kamar Dagang dan Industri Indonesia(Kadin) dandelegasiAS hari ini akan membahas po lemik atas tuduhan Uni Eropa terhadap minyak sawit dan bio-diesel Indo - nesia yang dianggap bermasalah. “Ya tentu kita akan bahas menge - nai masalah sawit juga,” uar Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani.

Neneng zubaidah/ muh shamil/ant