Edisi 20-02-2017
Ekuador Gelar Pemilu Presiden dan Parlemen


QUITO - Warga Ekuador meng-ikuti pemilihan umum (pemilu) presiden dan parlemen kemarin. Pemilu itu dapat membawa negara Amerika Latin itu dipimpin oleh pemerintahan sayap kanan.

Beberapa pihak pun mempertanyakan warisan yang akan ditinggalkan oleh Presiden Ekuador Rafael Correa yang segera lengser. ”Yang dipertaruhkan adalah dua visi masyarakat, dua visi pembangunan, dua visi negara,” kata Correa, 53, yang merupakan pendukung ekonomi sayap kiri. Pada era pemerintahannya, Ekuador mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Correa tidak akan dipilih lagi dan para pemilih harus memutuskan apakah akan melanjutkan agenda Sosialis yang diusung pemerintahan lama dengan memilih Lenin Moreno.

Di sisi lain, pemilih mendapat tawaran untuk membawa negara itu dipimpin pemerintahan konservatifsepertiyangtelahterjadi di Argentina, Brasil, dan Peru. Moreno merupakan aliansi Correa yang saat ini unggul di berbagai survei. Dia menjanjikan terus melanjutkan kebijakan pendahulunya dalam bidang pajak dan sosial. ”Rakyat Ekuador mendukung kami dan akan melanjutkan proses ini,” papar kandidat presiden berusia 63 tahun tersebut, dikutip kantor berita AFP .

Meski demikian, tetap muncul ketidakpastian. Moreno menghadapi tantangan berat dari mantan bankir dari kubu konservatif Guillermo Lasso, 61, yang berada di peringkat kedua pada setiap survei. Lasso berjanji memangkas pajak dan belanja pemerintah, menarik investasi asing serta menciptakan jutaan lapangan kerja. Lasso juga mengecam aliansi Correa yang terkait dalam skandal korupsi. ”Kita harus memilih untuk perubahan melawan korupsi,” tegas Lasso selama kampanye pemilu.

Kandidat yang berada di peringkat ketiga adalah mantan anggota parlemen Cynthia Viteri, 51. Ekonomi Ekuador merosot 1,7% tahun lalu akibat melemahnya harga minyak. Correa dituduh gagal menyelamatkan pendapatan dari minyak dan membebani bisnis dengan pajak dan cukai yang tinggi. ”Saat Correa berkuasa dia berjanji mendiversifikasi model produksi. Tapi dia meninggalkan negara dalam kondisi sangat sulit untuk memproduksi apapun,” kata pengamat ekonomi dari Spurrier Group, Alberto Acosta-Burneo.

Survei menunjukkan Moreno akan menang dalam pemilu putaran pertama kemarin. Kendati demikian, jika suaranya tidak mencapai mayoritas maka dia diperkirakan akan mengikuti putaran kedua pada 2 April melawan Lasso. ?arvin Seniman India Bangun Istana Pasir Tertinggi di Dunia Bermain pasir biasa dilakukan anak-anak ketika berada di pantai. Anak-anak menggunakan pasir untuk membentuk bendabenda tertentu. Meski demikian, bermain pasir juga dilakukan orang dewasa. Salah satunya seniman asal India Sudarsan Pattnaik. Yang membedakan adalah Pattnaik menggunakan pasir untuk membuat istana setinggi 14,84 meter.

Pattnaik, yang dibantu 45 siswa asal Sudarsan Sand Institute, berhasil tercatat dalam Guinness World Record untuk kategori pembuatan ”Istana Pasir Tertinggi”. Pattnaik bersama siswanya mendirikan istana pasir tertinggi di dunia di Kota Puri, negara bagian Odisha, India. Istana pasir ini memiliki panjang keliling 161 meter serta menampilkan beberapa fitur desain yang rumit, termasuk kata ”World Peace” pada bagian tengah istana pasir. Istana tersebut dibuat dengan desain relief unik berbentuk burung merpati dan wajah tokoh-tokoh perdamaian dunia seperti Mahatma Gandhi.

Pattnaik membutuhkan waktu sekitar sembilan hari untuk menyelesaikan pembangunan istananya. Setelah melakukan pemeriksaan secara seksama pada istana pasir tersebut, juri dari Guinness World Record di India Swapnil Dangarikar memberikan sertifikat resmi atas pencapaian Pattnaik. Dangarikar mengatakan, Pattnaik dan timnya berhasil menumbangkan rekor sebelumnya untuk bangunan pasir yang tercatat setinggi 13,97 meter di Amerika Serikat (AS). Rekor sebelumnya itu dibuat Ted Siebert pada 2015 di Pantai Virginia Key, Miami, Florida, Amerika Serikat.

Pattnaik memiliki tujuan sederhana dalam karyanya, yakni mendorong perdamaian dunia dan kepedulian terhadap seni. ”Saya bahagia dapat menyebarkan pesan perdamaian ke seluruh dunia melalui istana pasir tertinggi di dunia. Ini pertama kali seni pasir India tercatat dalam Guinness World Record,” ungkap Pattnaik, dilansir UPI . Proses pembuatan istana pasir itu terbilang luar biasa karena tak seperti upaya pemecahan rekor sebelumnya yang menggunakan peralatan mesin untuk mengumpulkan dan memadatkan pasir.

Pattnaik dan timnya secara keseluruhan membuat istana pasirnya hanya dengan alat manual. ”Kami bahagia setelah mengetahui berhasil memecahkan Rekor Dunia Guinness. Pencapaian ini akan menjadi penyemangat saya untuk membuat tonggak sejarah baru,” pungkas Pattnaik, dilansir HindustanTimes .

Arvin