Edisi 21-01-2017
Gerbang Tol Cikande Segera Dibuka


SERANG - Proyek pembangunan jalan simpang susun (interchange ) di Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, yang akan membuka akses menuju jalan tol Tangerang- Merak sudah hampir rampung.

Proyek gerbang tol Cikande senilai Rp133 miliar itu diperkirakan beroperasi tahun ini. Operator jalan tol Tangerang- Merak, yakni PT Marga Mandala Sakti (MMS), menyatakan gerbang tol Cikande layak dan aman dilalui oleh pengguna jalan tol. Direktur Teknik dan Operasi PT MMS Sunarto Sastrowiyoto mengatakan, penyelesaian jalan ini dianggap selesai apabila semua fasilitas penunjang seperti rambu lalu lintas dan hasil pengecekan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menganggap layak.

“Tahap pertama pembangunan (interchange ) memang sudah selesai, jadi tinggal dilakukan connecting ke jalur tol Tangerang- Merak,” ujar Sunarto kemarin. Menurut dia, pembangunan jalan (interchange ) memang tanggung jawab Pemkab Serang dalam pembangunannya. Jika gerbang tol Cikande dibuka diperkirakan 5.000 kendaraan akan masuk setiap harinya.

Banyaknya kendaraan itu karena ada peralihan kendaraan yang biasanya melalui gerbang tol Ciujung dan Balaraja Barat, sebagian akan beralih ke tol Cikande. Anggota DPRD Kabupaten Serang Usen menginginkan PT Pembangunan Perumahan segera menyelesaikan megaproyek tersebut.

“Harapan masyarakat Cikande dan pelaku industri di Serang Timur, proyek interchange segera tuntas sehingga mereka tidak ke pintu tol Ciujung atau Balaraja ketika akan masuk tol Tangerang-Merak,” ungkapnya. Diketahui, proyek pembangunan interchange ini dibiayai gotong royong oleh Pemprov Banten,

Pemkab Serang, serta pengusaha di wilayah Serang Timur. Adanya interchange untuk mendukung pembangunan pintu tol Cikande yang diharapkan dapat menjadi solusi mengatasi kemacetan di kawasan industri Serang Timur.

teguh mahardika