Edisi 23-02-2017
10 Pasar Tradisional Terpopuler Di Indonesia


Di tengah menjamurnya minimarketsupermarket di Indonesia, banyak wilayah mempertahankan ciri khas tradisionalnya melalui keberadaan pasar-pasar tradisional.

Berikut 10 pasar tradisional terpopuler di Indonesia menurut jajak pendapat KORAN SINDO.

1.Pasar Beringharjo, Yogyakarta

Pasar Beringharjo menjadi salah satu destinasi wajib bagi para wisatawan lokal maupun luar negeri yang berkunjung ke Yogyakarta. Pasar di Jl Jenderal Ahmad Yani ini selalu ramai pengunjung terutama di akhir pekan. Aneka ragam jenis batik serta makanan khas Kota Gudeg menjadi barang dagangan utama di pasar ini. Selain itu, pasar yang buka mulai pukul 05.00 dan tutup pukul 17.00 WIB ini juga menjual aneka ragam barang-barang antik.

2.Pasar Tanah Abang, Jakarta

Pasar Tanah Abang sudah berdiri sejak zaman Belanda. Dari tahun ke tahun, pasar yang terkenal sebagai pusat grosir tekstil dan garmen ini terus mengalami perkembangan bahkan namanya terkenal hingga internasional. Pasar Tanah Abang kini sudah bermetamorfosa menjadi pasar tradisional yang modern dilengkapi AC, tempat parkir dan bangunan bertingkat.

3.Pasar Senen, Jakarta

Awalnya Pasar Senen hanya beroperasi pada Senin namun kini pasar ini beroperasi setiap hari. Kawasan Pasar Senen mengalami titik balik di era Gubernur Ali Sadikin. Pada masa pemerintahannya, proyek Pasar Senen disulap menjadi lebih modern. Dalam perjalanannya, bisnis Pasar Senen mengalami naik dan turun lantaran mengalami beberapa kali kebakaran.

4.Pasar Apung Muara Kuin, Banjarmasin

Terletak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pasar ini berbeda dari pasar-pasar tradisional lainnya. Para penjual di pasar ini menggunakan perahu untuk menjual barang dagangannya. Para pembelinya pun mengunjungi para pedagang dengan menggunakan perahu kecil. Pasar ini beroperasi mulai pukul 03.30 WITA dan tutup sampai munculnya matahari sekitar pukul 06.30 WITA.

5.Pasar Klewer, Solo

Pasar legendaris ini berada di Jl Dr Radjiman, Solo lebih tepatnya di sebelah Alun-Alun Solo. Bangunan pasar yang terbakar pada 2014 ini awalnya terdiri dari dua lantai dan sudah ada sejak 1942. Pasar ini menyediakan berbagai macam jenis kain serta pakaian untuk berbagai usia, formal maupun non formal. Pasar ini juga menyediakan berbagai macam jenis batik bukan hanya dari Kota Surakarta, melainkan dari seluruh Indonesia.

6.Pasar Beriman Tomohon, Sulut

Pasar yang berada di jalur wisata agrowisata Rurukan dan jalur pendakian kepuncak Gunung Mahawu di Kabupaten Tomohon ini berbeda dari pasar-pasar tradisional lainnya. Keunikan dari pasar ini adalah menjual aneka macam daging hewan ‘tak biasa’. Jika di pasar tradisional lain,binatang yang dijual adalah ikan, ayam, sapi,kambing, atau kerbau, pasar ini menjual kera, babi, ular, anjing,bahkan kelelawar.

7.Pasar Johar, Semarang

Konon, keberadaan pasar ini bermula pada 1860, dimana pasar ini dipagari oleh deretan pohon Johar. Lokasi pasar ini berdekatan dengan empat pasar lainnya yaitu Pasar Pedamaran, Pasar Beteng, Pasar Jurnatan dan Pasar Pekojan. Sempat mengalami kebakaran pada 2015 dan 2016, kini kegiatan di pasar yang disebut sebagai pasar terbesar dan terbaik di Asia Tenggara pada 1955 ini kembali menggeliat.

8.Pasar Seni Sukowati, Bali

Pasar seni ini menjual aneka pakaian atau barang-barang kesenian khas Pulau Dewata. Tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata khas favorit di Bali yang banyak dikunjungi para wisatawan baik local maupun mancanegara.Di pasar ini juga dijajakan beraneka ragam pernak-pernik untuk buah tangan. Pasar ini mulai beroperasi pukul 06.00 hingga 18.00.

9.Pasar Atas, Bukittinggi

Pasar ini merupakan jantung perekonomian Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Berada di sekitar kawasan Jam Gadang yang merupakan ikon Bukittinggi, pasar ini kini menjadi salah satu tujuan wisata popular untuk berburu oleh-oleh. Pasar ini menjual aneka kain dihiasi sulaman para perajin di Bukittinggi. Selain menjual aneka kain khas Sumatera, pasar ini juga menjual pernak-pernik bercirikan Sumatera Barat.

10.Pasar Induk Gedebage, Bandung

Terletak di kawasan Bandung Timur, Pasar Gedebage sempat beberapa mengalami kebakaran. Pasar ini menjual aneka ragam bahan makanan, buah-buahan hingga pakaian. Di belakang area pasar yang menjual bahan makanan, dijual aneka pakaian sisa ekspor. Jenis pakaian yang dijual pun beragam, ada jaket, kemeja hingga kaos. Pasar ini juga menjual aneka alas kaki seperti sepatu, sandal, dan lainnya.

Fakta Pasar Tradisional Indonesia

Jumlah Pasar

• Jumlah pasar tradisional di Indonesia diperkirakan lebih dari 13.450 pasar dengan jumlah pedagang berkisar 12,6 juta orang

• Data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), jumlah pasar tradisional turun drastis dari 13.540 menjadi 9.950 dalam waktu 4 tahun (2007-2011)

• Data Kementerian Perindustrian 2007, jumlah pasar tradisional mencapai 13.750 pasar.

• Data Kementerian Perdagangan 2011 menyebutkan jumlah pasar tradisional tinggal 9.950 pasar atau sekitar 3.800 pasar tradisional telah lenyap

• Menurut Federasi Organisasi Pedagang Pasar Indonesia (FOPPI), di seluruh Indonesia terjadi penyusutan pasar sebesar 8% • Pasar tradisional selama 4 tahun berkurang hingga 3.000 unit.

• Data survei AC Nielsen 2013 menunjukkan, jumlah pasar rakyat di Indonesia terus mengalami penurunan.

Revitalisasi Pasar

• Hasil survei IKAPPI menyebutkan pada 2011, ada 144 pasar terkena konflik akibat revitalisasi dan 161 pasar hangus karena kebakaran

• Pemerintah pada 2015 menganggarkan dana program revitalisasi 1.000 pasar tradisional sebesar Rp2,39 triliun

• Anggaran revitalisasi pasar tradisional periode 2011-2014 sebesar Rp2,1 triliun

Pasar Tradisional Terbaik di Dunia

Jangan dianggap keberadaan pasar tradisional hanya ada di negara-negara dunia ketiga. Sejumlah pasar tradisional yang ditata dengan rapi seperti halnya pasar modern bahkan ada di sejumlah negara maju.

1.Pasar Sentral Lancaster, Pennsylvania, AS

Pasar ini adalah pasar tertua di AS dan sudah ada sejak 1730. Pasar Sentral menjual berbagai barang impor, produk lokal, bunga segar, makanan laut dan roti panggang hangat.

2.Marché Provencal, Antibes, Prancis

Marché Provencal terletak di kota tua Antibes. Di sana berbagai bahan-bahan masakan yang didistribusikan dari wilayah Provence.

3.Pasar La Boqueria, Barcelona, Spanyol

Pasar tradisional La Boqueria sudah ada sejak abad ke-13. Dulunya, pasar ini adalah sebuah pusat penjualan daging babi. Di pasar ini para pedagangnya menjual beraneka ragam ikan, daging dan sayur mayur segar.

4.Pasar Ikan Tsukiji, Tokyo, Jepang

Masyarakat Jepang dikenal doyan mengonsumsi ikan segar. Salah satu pasar tradisional yang menjual daging ikan adalah Pasar Tsukiji di Kota Tokyo. Pasar ini dikenal sebagai pasar ikan dan seafood terbesar di dunia. Pasar ini menjual lebih dari 400 jenis makanan laut.

5.Pasar Union Square Farmer, New York City, AS

Sebagai negara maju, pasar tradisonal di Amerika Serikat tertata rapi. Salah satunya adalah Union Square Farmer di Kota New York. Pasar ini menampung hasil panen petani yang masih segar dan baru dipetik. Ada sekitar 140 petani lokal, penjual ikan, penjual roti, dan tukang daging yang menjual produknya di sini.

6.Pasar Or Tor tor, Bangkok, Thailand

Pasar ini terletak di sebelah Pasar Chatuchak, Bangkok. Pasar Or Tor tor menjual beragam buah, sayur, hasil laut, manisan dan makanan jadi.

7.Pasar St Lawrence, Toronto, Kanada

St Lawrence adalah salah satu pasar terbaik di Kanada dan dunia. Anda bisa berbelanja beragam jenis sayuran maupun buah-buahan tropis di pasar tersebut.

8.Pasar Borough, London, Inggris

Borough dikenal sebagai pasar buah dan sayur tertua di London. Pasar ini berada di kawasan Southwark. Pasar Borough sudah beroperasi sejak 1755. Pasar ini khusus menjual produk lokal, keju olahan tangan dan roti.

9.Pasar Basah Kreta Ayer, Singapura

Pasar ini terletak di kawasan Chinatown, Singapura. Pasar ini merupakan pasar basah khas Asia. Meski 'becek' bukan berarti pasar ini menampilkan kesan jijik. Pasar ini justru rapi dan bersih. Pasar Kreta Ayer menjual sayuran segar khas Asia, katak, kura-kura hidup, obat herbal China, tahu dan telur yang diawetkan.