Edisi 24-04-2017
Industri Pasar Modal Pererat Silaturahmi dengan Pingpong


JAKARTA - Komunitas Pewarta Pasar Modal (KPPM) dan Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) kembali menggelar kegiatan turnamen Pingpong Capital Market Competition (P2CMC) 2017.

Ketua AAEI Haryajid Ramelan mengatakan, turnamen pingpong ini diharapkan dapat menyatukan berbagai kalangan profesi, khususnya di sektor jasa keuangan. “Menurut saya ini adalah kegiatan yang bermanfaat, selain bekerja kita juga harus mendapatkan hiburan melalui olahraga pingpong,” kata Haryajid saat membuka acara P2CMC 2017 di Hall B GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, kemarin. Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sardjito menambahkan, kegiatan olahraga pingpong ini dapat menjadi alternatif hiburan dari rutinitas pekerjaan seharihari yang diemban kalangan profesi di industri jasa keuangan.

“Turnamen ini sangat bagus, pingpong adalah olahraga yang murah dan termasuk ke dalam tiga olahraga yang menyehatkan selain joging dan renang,” ujarnya. Sama halnya dengan olahraga renang dan lari, pingpong merupakan olahraga yang cukup baik karena tidak membutuhkan biaya yang besar, namun tetap menyehatkan. Bahkan, hasil penelitian menyebutkan pingpong bagus untuk melatih refleks dan bisa dilakukan oleh semua kalangan dan usia, tua ataupun muda. “Jadi saya berharap jangan sampai para profesional di industri jasa keuangan melupakan ketiga olahraga ini, terutama pingpong,” tambahnya.

Sardjito berharap penyelenggaraan Pingpong Capital Market Competition ini harus dipertahankan dan ke depannya akan terus diadakan setiap tahunnya. Mengingat kegiatan ini juga dapat mempererat dan mendekatkan para profesional di industri jasa keuangan khususnya pasar modal. “Ini harus dipertahankan karena menurut saya olahraga ini sangat bagus untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat. Selain itu, bisa membuat kita semakin akrab dan semakin terbuka,” ungkapnya.

Turnamen P2CMC dimeriahkan oleh 16 tim yang merupakan perwakilan dari berbagai pelaku industri pasar modal, misalnya emiten, lembaga maupun otoritas, asosiasi penunjang pasar modal, dan kalangan wartawan. KPPM dan AAEI selaku penyelenggara acara menyediakan total hadiah Rp16,5 juta. Turnamen yang dimulai pada pukul 09.45 WIB ini juga didukung oleh sejumlah sponsor, termasuk MNC Media. Pemenang utamanya tim dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dengan hadiah Rp7 juta, juara kedua dimenangkan oleh Fortami dengan hadiah Rp5 juta.

PT PP Properti Tbk memboyong juara ketiga dengan hadiah Rp3 juta dan juara keempat diperoleh PT Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI) yang meraih Rp1,5 juta.

Heru febrianto