Edisi 24-04-2017
Dihantui Badai Cedera


LIVERPOOL– Usaha Liverpool terus berada di papan atas klasemen Liga Primer diganggu banyaknya pemain utama yang cedera.

Setidaknya ada tujuh dari delapan punggawa utama The Reds diprediksi absen saat menjamu Crystal Palace di Anfield Stadium, nanti malam. Sederet pemain yang cedera di antaranya Sadio Mane, Philippe Coutinho, Adam Lallana, Jordan Henderson, Ragnar Klavan, Danny Ings, dan pemain muda Ovie Ejaria yang tenaganya tidak bisa dimaksimalkan Juergen Klopp. Arsitek tim asal Jerman itu harus memutar otak lebih dalam menyiapkan skuad terbaik.

Dari delapan nama yang cedera, posisi krusial yang wajib diatasi Klopp ada di lini depan. Absennya Mane dan Coutinho membuat Klopp harus mencari pemain yang akan mengisi slot sebagai pendamping Roberto Firmino. Sejauh ini baru dua nama mengemuka, yakni Divock Origi dan Daniel Sturridge. “Cedera membuat kami kesulitan menghadapi berbagai situasi. Saya pikir jika kami bisa menurunkan 12 atau 13 pemain utama kami sepanjang musim, kami hanya akan berjarak enam atau tujuh poin dari puncak klasemen,” ungkap Klopp, dilansir Soccerway. Liverpool kini duduk di peringkat 3 klasemen sementara dengan 66 poin, berjarak 11 angka dengan Chelsea yang masih perkasa di puncak klasemen.

“Ini bisa saja menjadi musim yang menarik. Tapi, hal itu tidak penting lagi karena kami tidak boleh melihat ke belakang,” tutur pelatih yang sempat menukangi Mainz 05 dan Borussia Dortmund tersebut. Jelang laga kontra Palace, Klopp juga mengantisipasi sepak terjang eks bomber Liverpool Christian Benteke. Striker tim nasional Belgia itu sedang dalam performa apik. Benteke sudah mencetak 12 gol musim ini. Dari empat laga terakhir Palace, striker kelahiran Kinshasa, Zaire, 26 tahun silam, itu sukses mengemas tiga gol. Menurut Klopp, Palace sangat tangguh karena memiliki penyerang-penyerang dengan skillluar biasa. Wilfried Zaha, Andros Townsend, Benteke, dan Jason Puncheon adalah deret nama yang harus diwaspadai.

“Mereka pemain yang sangat bagus. Ketika bola di udara, Benteke merupakan ancaman besar. Dia tengah percaya diri karena sedang melaju dengan bagus,” ujar Klopp. Faktor head to headyang cukup berimbang di antara kedua tim dalam lima pertemuan terakhir menjadi alasan kenapa Liverpool harus waspada. The Redsmencatat dua kali menang, dua kali kalah, dan sekali imbang. Lebih berbahaya, Palace dua kali menang di dua pertemuan terakhir saat tampil di Anfield Stadium. Kekalahan pertama terjadi pada Mei 2015.

Liverpool kandas 1-3. Adapun pada pertemuan kedua, The Eagles, julukan Palace, menang 2-1. Namun, di luar itu, Liverpool saat ini dalam kondisi bagus. The Redstidak pernah kalah dalam tujuh pertandingan terakhir di kompetisi tertinggi Inggris itu. Dengan catatan lima kali menang dan dua kali bermain imbang. Terakhir kali Liverpool kandas terjadi pada akhir Februari lalu saat tunduk 1-3 di kandang juara bertahan Liga Primer Leicester City.

Decky irawan jasri