Edisi 29-03-2017
BNI Biayai Proyek Palapa Ring Rp4 Triliun


JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama empat bank, yakni ICBC Indonesia, Bank Papua, Bank Malukumalut, dan Bank Sulsebar menyalurkan kredit sindikasi senilai lebih dari Rp4 triliun untuk membiayai Proyek Palapa Ring Paket Timur.

Pembiayaan tersebut disalurkan pada PT Palapa Timur Telematika (PTT) sebagai badan usaha proyek. Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengatakan, dukungan BNI dalam kredit sindikasi ini merupakan salah satu bentuk riil terhadap percepatan pembangunan proyek infrastruktur, termasuk dalam mendukung infrastruktur jaringan serat optik nasional ini.

“Keberadaan akses pita lebar (broadband ) di kawasan-kawasan nonkomersial ini akan dapat dinikmati masyarakat secara luas sehingga nantinya akan semakin menyatukan Indonesia,” katanya, di Jakarta, Senin (27/3). BNI turut serta mendukung proyek Palapa Ring Paket Timur ini di mana sebelumnya BNI juga mendukung pembiayaan Proyek Palapa Ring Paket Tengah.

Pihaknya berharap satu per satu proyek infrastruktur strategis dapat memperoleh percepatan dalam proses pembangunannya, termasuk pembangunan jaringan serat optik di seluruh wilayah Indonesia yang merupakan tulang punggung pemerataan jaringan pita lebar atau broadband. Dalam perjanjian kredit sindikasi ini, BNI bertindak sebagai Mandated Lead Arranger (MLA) dan Bookrunner, sekaligus menjadi Agen Fasilitas, Agen Jaminan, dan Agen Penampungan dengan nilai kredit senilai lebih dari Rp2,6 triliun.

Nantinya, pada tanggal 29 Maret 2017 Keminfo akan menyerahkan sertifikat efektif proyek Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) Palapa Ring Paket Timur kepada PT PTT. “Proyek Palapa Ring ini termasuk salah satu proyek strategis pemerintah dan termasuk dalam Masterplan of National Broadband (Rencana Pita Lebar Indonesia 2014-2019),” ungkap Sekretaris Perusahaan BNI Kiryanto.

Menurut dia, proyek ini merupakan proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia sehingga keberadaan akses pita lebar (broadband ) dapat dinikmati masyarakat secara luas.

Proyek ini dibagi atas tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Tengah, dan Timur. “Proyek Palapa Ring Timur akan menjangkau wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Papua Barat dengan total panjang jaringan 8.400 km, terpanjang di antara dua proyek lain sebelumnya,” papar dia.

kunthi fahmar sandy