Edisi 11-01-2017
Pelni-ASDP Operasikan 5 Kapal di Kepulauan Seribu


JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memerintahkan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Fery untuk mengoperasikan lima kapal di Kepulauan Seribu dan sekitarnya.

Kapal-kapal tersebut diharapkan dapat membantu transportasi masyarakat yang akan menuju maupun kembali dari Pulau Seribu. Kendati ada tambahan kapal dari kedua perusahaan pelat merah itu, Kemenhub tetap mempertahankan keberadaan kapal kayu tradisional untuk mengangkut penumpang. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kelima kapal untuk rute ke Pulau Seribu itu masing-masing tiga unit dari Pelni dan dua Pelni dari ASDP Fery.

Kapal-kapal tersebut nantinya akanberangkatdari Pelabuhan Sunda Kelapa dan Dermaga Kaliadem. “Yang penting masyarakat bisa terangkut ke daerah Kepulauan Seribu dan sekitarnya dengan standar pelayanan sesuai prosedur,” kata Budi Karya seusai meresmikan pengoperasian KM Express Bahari 3B untuk rute Kepulauan Seribu di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, kemarin. Adapun, kapal-kapal tradisional kayu yang akrab dikenal sebagai “ojek” tetap akan tetap diberdayakan.

Namun, kapal kayu tersebut harus mengikuti standar yang ditetapkan. “Akan kita lihat faktor keamanannya, apabila safety- nya memungkinkan, akan kita pertahankan dan kita kembangkan. Namun jika tidak memungkinkan, tentu akan kita ganti,” ungkapnya. Budi Karya juga akan menyokong keberadaan Dermaga Kaliadem sebagai pelabuhan rakyat dengan mendukung pemenuhan sumber daya manusianya.

“Termasuk, kita akan berikan BKO (Bantuan Kendali Operasi) di pelabuhan tersebut. Artinya, status pelabuhan tetap menjadi tanggung jawab pemerintah DKI, namun mengenai honor akan kita perbantukan,” ungkap dia. Sementara, Direktur Utama PT Pelni Elfin Goentoro mengatakan, Pelni menyambut baik kepercayaan pemerintah yang diberikan kepada perseroan untuk beroperasi di Kepulauan Seribu dan sekitarnya.

“Kami menyambut baik kepercayaan ini dan sebisa mungkin menyediakan angkutan laut yang aman, nyaman, dengan pelayanan yang prima,” ujarnya. Pada tahap awal Pelni akan mengoperasikan KM Express Bahari 3B merupakan kapal cepat buatan 2005 dengan panjang 30 meter dan terbuat dari fiberglass, berkapasitas 208 orang, ditambah 6 orang kru.

ichsan amin