Edisi 24-04-2017
Vinales yang Stabil


AUSTIN – Mavericks Vinales siap menghentikan dominasi Marc Marquez di GP Amerika Serikat. Pembalap Yamaha itu sangat percaya diri bisa merebut kemenangan saat balapan di Circuit of the Americas (COTA), dini hari nanti.

Rider berusia 22 tahun ini merasa yakin mendapatkan hasil terbaik di racenanti. Dia sempat membuktikannya saat latihan bebas pertama (FP1) sebagai pembalap tercepat. Namun, pada latihan bebas kedua (FP2), giliran Marquez yang mencatatkan waktu tercepat dengan 2 menit 4,061 detik. Sementara Vinales hanya berada di posisi ketiga. Namun, pembalap asal Spanyol itu tak merasa khawatir dengan hal tersebut. Pasalnya, Vinales tidak menggunakan ban yang sama seperti FP1 di FP2. Percobaannya dengan ban belakang lembut (soft) ternyata tidak cocok.

Meski begitu, pembalap asal Spanyol ini merasa senang dengan kestabilan motor Yamaha YZR-M1 saat melakukan pengereman pada sektor-sektor awal di sirkuit tersebut. “Yamaha motor yang fantastis. Motor ini bekerja dengan sangat baik. Saya tahu saya memiliki motor yang sangat stabil sehingga pada sektor satu dan empat, saya sangat cepat,” kata Vinales, dilansir Crash. “Kami masih harus lebih baik di sektor dua. Kami belum menggunakan 100% potensi motor kami ketika berakselerasi. Namun, masih banyak yang harus dilakukan. Pada sektor tiga, Anda juga mesti mengambil jalur bagus,” lanjutnya.

Yang jelas, Vinales sangat yakin bisa menciptakan hattrick kemenangan setelah berjaya di Qatar dan Argentina dalam dua balapan awal musim ini. Pasalnya, dia masih menjadi favorit mendapatkan kemenangan jika melihat kecepatan motornya selama latihan bebas itu. Apalagi, jika menggunakan ban yang sama seperti Marquez. Namun, keputusannya itu tak akan berpengaruh pada balapan nanti. Karena, dia hanya mencoba penggunaan ban lembut bisa membuat motornya semakin cepat. Ternyata perkiraannya itu salah.

“Marquez tahu bahwa saya bisa menjadi kuat di sini. Karena, saya menunjukkan tingkat yang baik. Perbedaan saya dari Marquez hanya pada penggunaan ban baru. Jadi, saya merasa cukup kompetitif dan aman,” imbuhnya. Sementara Marquez yang masih penasaran bisa balapan ketat dengan Vinales berharap sanggup melanjutkan dominasinya di lintasan Austin. Namun, pembalap Honda ini masih saja mengeluhkan performa motornya yang perlu perbaikan lebih lanjut.

Pasalnya, duo Yamaha mampu mengaspal di atas permukaan trek COTA yang tidak rata (bumpy) dengan baik. Jelas, Marquez merasa catatan waktu saat latihan bebas bukan menjadi hal penting. Pasalnya, kecepatan motornya belum cukup konsisten karena ada sedikit masalah dengan grip depan yang tak terlalu bagus dalam mengatasi bumpy. Kondisi ini yang paling dikhawatirkannya meski berada di lintasan Austin yang disebut sebagai “daerah kekuasaannya”. Karena itu, Marquez tidak akan berhenti mengawasi para rivalnya, terutama Vinales.

Pembalap berusia 24 tahun ini memprediksikan duelnya dengan sang pembalap debutan Yamaha itu bakal lebih seru di lintasan ini dibandingkan dalam seri-seri sebelumnya. “Dia (Vinales) sangat konsisten. Kita lihat saja bagaimana performa bannya nanti. Saat ini kami masih belum memahaminya. Namun, saya merasa pertarungan kami di sini bakal lebih sengit dibandingkan di Qatar. Mungkin kurang lebih akan seperti saat di Argentina, hanya saya malah terjatuh,” pungkasnya.

Raikhul amar