Edisi 27-03-2017
PGN Pasok Gas CNG ke Hotel Dharmawangsa


JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia, kembali memperluas pemanfaatan gas bumi dalam bentuk compressed natural gas (CNG).

Kali ini PGN memasok CNG untuk bahan bakar memasak dan boiler laundry di Hotel Dharmawangsa, Jakarta. ”Mulai awal Maret, Hotel Dharmawangsa telah memanfaatkan gas CNG yang lebih hemat dari PGN untuk bahan bakar memasak dan boiler laundry -nya,” kata Direktur Utama Gagas Energi Ahmad Cahyadi dalam keterangan tertulis yang diterima KORAN SINDO kemarin. Menurut dia, Hotel Dharmawangsa sebelumnya menggunakan elpiji (liquefied petroleum gas /LPG) untuk keperluan masak-memasak.

Namun, pihak hotel beralih menggunakan CNG karena penggunaan bahan bakar gas jenis ini menghasilkan penghematan signifikan, mencapai 20-50%. ”Karena CNG dari PGN harganya lebih hemat hampir 50% dibanding elpiji nonsubsidi, akhirnya mereka beralih menggunakan CNG. Bahkan, kalau harga minyak naik, penghematannya bisa lebih besar lagi,” ungkap dia. Dia menambahkan, saat ini Gagas Energi semakin agresif menawarkan CNG kepada masyarakat di daerah-daerah yang belum terbangun jaringan pipa gas bumi.

Dengan demikian, diharapkangasbumiyanglebihefisien, bersih, dan aman semakin banyak digunakan masyarakat. ”Saat ini semakin banyak restoran hingga industri beralih ke gas CNG. Misalnya, Rumah Makan Suharti cabang Rawamangun dan Tendean, lalu ada toko Lapis Bogor Agrinesia, YKK Zipco Indonesia yang memproduksi ritsleting (zipper) di Karawang, restoran Top Yammie di Glodok, dan banyak lagi,” paparnya. Vice President Corporate CommunicationPGNIrwanAndri Atmanto menambahkan, perusahaan terus menggenjot pemanfaatan gas bumi secara nasional.

Selaingas melalui pipa, perusahaan juga gencar membangun jaringan gas rumah tangga serta memasarkan gas CNG untuk berbagai segmen. Berdasarkan data perusahaan, ujar dia, saat ini infrastruktur pipa gas bumi PGN mencapai 7.278 kilometer (km) atau setara dengan 80% pipa gas bumi hilir di Indonesia dengan volume gas yang disalurkan sebesar 1.599 million standard cubic feet per day (MMSCFD).

Nanang wijayanto