Edisi 23-02-2017
Kontribusi Sektor Keuangan Diprediksi Meningkat


JAKARTA – Industri jasa keuangan diyakini akan tumbuh positif dan berkontribusi positif untuk PDB nasional pada 2017.

Sektor ini tercatat menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi dalam pertumbuhan ekonomi nasional 2016 seperti yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) awal Februari ini. Menurut BPS, sektor jasa keuangan dan asuransi tumbuh 8,9% atau tertinggi dibandingkan sektor lain seperti informasi dan komunikasi. Ekonom dari Indef Eko Listiyanto mengatakan, kontribusi sektor jasa keuangan terus meningkat bagi perekonomian.

Bahkan dalam tiga tahun terakhir, porsi industri jasa keuangan khususnya perbankan dan asuransi di ekonomi terus meningkat. ”Secara umum, sektor jasa keuangan dan asuransi berkontribusi 4,20% pada 2016 atau naik kontribusinya dibanding tahun lalu sebesar 4,03% di 2015 dan 2014 sebesar 3,86 %.

Dari sisi pertumbuhan, sektor ini juga meningkat dalam tiga tahun terakhir karena pertumbuhan sektor jasa keuangan dan asuransi memang tertinggi di 2016 atau 8,9% (yoy),” katanya di Jakarta kemarin. Data BPS menyebutkan jasa perantara bank, bank umum, dan BPR tumbuh 9,57% di 2015 menjadi 9,82% di 2016. Subsektor perbankan menguasai 60-70% sektor jasa keuangan.

Sementara subsektor jasa keuangan lainnya seperti pergadaian, modal ventura, perusahaan pembiayaan tumbuh tinggi dari 7,98% menjadi 9,24%. ”Kontribusi sektor keuangan meningkat, meskipun sektor ini bukan kontributor utama PDB atau belum masuk lima besar. Tahun ini masih mungkin untuk meningkat seiring tetap positifnya pertumbuhan kelas menengah dan peran OJK sebagai otoritas dalam mendorong pertumbuhan sektor ini,” jelas dia.

Menurutnya, peran OJK sebagai otoritas yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, tentu sangat besar dalam meningkatkan pertumbuhan sektor menjadi yang tertinggi dalam pertumbuhan ekonomi nasional 2016. Keberadaan OJK sejak 2013 telah berperan besar tidak hanya dalam mendorong kemajuan industri jasa keuangan dan menjaga stabilitasnya, tetapi juga dalam kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.

Dewan Komisioner OJK periode pertama telah mengarahkan pengembangan sektor jasa keuangan dalam tiga aspek yaitu, kontributif, stabil dan inklusif. Arah pengembangan sektor jasa keuangan telah tercantum dalam Masterplan Sektor Jasa Keuangan 2015- 2019. Selama 2013 sampai September 2016, OJK telah menerbitkan regulasi di sektor jasa keuangan sebanyak 142 Peraturan OJK dan 119 Surat Edaran OJK.

hafid fuad