Edisi 20-03-2017
PT Bank Permata Tbk (BNLI)


SAHAM PT Bank Permata Tbk (BNLI) patut direkomendasikan untuk dikoleksi para investor pekan ini.

Analis Recapital Securities Kiswoyo Adi Joe mengatakan, rencana perseroan mencari dana lewat penerbitan saham baru atau rights issue sebesar Rp1,5 triliun sebelum akhir Juni 2017 akan menarik minat investor untuk mengoleksi saham BNLI. Manajemen Bank Permata mengatakan, aksi korporasi ini merupakan bagian dari rights issue tambahan sebesar total Rp3 triliun. “Prospeknya bagus ke depan,” ujarnya. Pada akhir pekan lalu saham BNLI ditutup pada level Rp725 atau naik dibandingkan penutupan Jumat (10/3) yang sebesar Rp680. Menurut Kiswoyo, meski tahun lalu Bank Permata mengalami kerugian akibat tingginya kredit bermasalah. Namun diharapkan tahun ini bisapulih.

“Tahun lalu BNLI memang rugi karena kredit bermasalah yang tinggi. Namun, pertumbuhan mereka diharapkan positif tahun ini. Ini seperti cerita BNI yang dulu pernah bangkit dari masalah kredit macet. Tahun ini diharapkan bisa pulih dan tahun depan kembali normal, naik,” katanya. Apalagi, sejak 13 Desember 2016 perseroan telah melakukan perombakan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Pemegang saham telah menyetujui pengangkatan Ridha DM Wirakusumah sebagai direktur utama dan Loh Tee Boon sebagai direktur, masing-masing untuk menggantikan Roy Arman Arfandy dan Michael Alan Coye yang telah mengundurkan diri.

Hafid fuad