Edisi 21-01-2017
No 1 Masih Oke


MELBOURNE – Angelique Kerber mulai menunjukkan permainan terbaik pada babak ketiga Australia Terbuka 2017. Petenis nomor satu dunia itu menang straight set 6-0, 6-4 atas wakil Republik Ceko Kristyna Plidkova di Rod Laver Arena, Australia, kemarin.

Pada dua pertandingan sebelumnya, Kerber butuh perjuangan keras untuk mendapatkan tiket ke babak selanjutnya. Dia harus bermain tiga set saat mengalahkan Lesia Tsurenko (Ukraina) 6-2, 5-7, 6-2, dan rekan senegaranya, Carina Witthoeft, 6-2, 6-7, 6-2. Kemenangan ini membuatnya bisa tampil lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Saya merasa tampil sangat baik dari poin pertama,” kata Kerber, dilansir wtatennis. “Semua pertandingan selalu sulit, apalagi melawan pemain yang bisa meladeni permainan dengan baik. Saya harus sering memukul bola, bergerak dengan baik, dan berusaha sepanjang pertandingan. Tapi, saya senang dengan kinerja hari ini,” lanjutnya.

Penampilan Kerber memang luar biasa. Selain hanya membutuhkan 56 menit mengandaskan saudara kembar dari finalis Amerika Serikat (AS) 2016 Karolina Pliskova, dia juga semakin yakin bisa terus tampil dengan baik. Apalagi, petenis berusia 28 tahun itu memiliki misi mempertahankan gelar di ajang grand slam tersebut.

Pada laga selanjutnya, Kerber akan ditantang petenis AS Coco Vandeweghe yang menyingkirkan Eugenie Bouchard (Kanada) 6-4, 3-6, 7-5. Di atas kertas, dia unggul rekor pertemuan dengan dua kemenangan atas petenis berperingkat 38 dunia itu. Namun, unggulan pertama ini tetap waspada saat pertandingan nanti.

“Saya merasa sudah menemukan ritme permainan saya sekarang untuk turnamen ini. Menghadapi Vandeweghe, saya pikir ini akan sedikit mirip dengan pertandingan hari ini. Dia adalah lawan tangguh. Dia bermain bagus hari ini. Saya melihat sedikit pertandingannya. Saya tahu bahwa dia bisa melayani permainan lawannya dengan baik,” paparnya.

Di bagian putra, Andy Murray masih belum terbendung setelah kembali menang tiga set langsung 6-4, 6-2, 6-4 atas Sam Querrey (AS) di Hisense Arena, kemarin. Keberhasilan ini semakin membuatnya percaya diri merebut gelar pertama setelah menjadi runner-up lima kali (2010, 2011, 2013, 2015, 2016) di Australia Terbuka.

Kesempatan itu juga semakin besar setelah pesaing terberatnya, Novak Djokovic, tersingkir dari turnamen tersebut. Namun, Murray mengakui sekarang lawan terberatnya adalah menjaga kondisi tubuhnya tetap bugar. Pasalnya, petenis 1 ATP ini sempat merasakan sakit di pergelangan kaki meski hal itu tak menghalangi niatnya untuk merebut kemenangan.

“Ini jelas pertandingan yang sulit. Rasa sakitnya masih terasa, tapi saya merasa baik. Pergerakan saya sedikit terhambat di awal set. Tapi, sedikit lebih baik. Saya terus berpikir positif. Saya senang bisa bermain dengan semestinya,” kata Murray.

Selanjutnya, Murray akan ditantang wakil asal Jerman Mischa Zverev setelah mengalahkan petenis Tunisia Malek Jaziri 6-1, 4-6, 6-3, 6-0. Meski diunggulkan dan memiliki rekor pertemuan 1-0, peraih medali emas Olimpiade 2016 itu tak ingin meremehkan lawannya yang saat ini berada di peringkat 50 dunia tersebut.

raikhul amar