Edisi 29-03-2017
Sean Bertekad Kompetitif di Bahrain


SAKHIR– Pembalap Indonesia Sean Gelaelantusias menatap sesilatihan resmi kedua balapan F2 diSirkuit Sakhir, Bahrain, yang dimulai hari inisampai Jumat(31/3).

Pembalap tim Pertamina Arden ini bertekad bisa tampil lebih kompetitif dari sesilatihan pertama di Barcelona, Spanyol, dua pekan lalu. Pada sesi latihan resmi pertama di Barcelona, Sean dan rekan satu timnya asal Prancis Norman Nato tampil cukup impresif. Keduanya konsisten berada di posisi 10 besar.

Nato bahkan mencetak rekor waktu tercepat sepanjang sesi latihan tiga hari itu dengan 1 menit 27,834 detik. Sementara Sean mampu mencetak catatan waktu tercepat 1 menit 28,385 detik dan menempati posisi ketujuh pembalap tercepat. Motivasi Sean makin berlipat setelah pekan lalu mendapat kejutan dari tim Formula 1 Toro Rosso.

Pembalap berusia 20 tahun ini secara resmi diumumkan sebagai pembalap penguji tim yang bermarkas di Faenza, Italia, ini. Sean mendapat kesempatan menjajal mobil STR12 di Bahrain, 18 April, Hungaria dan Abu Dhabi. ”Tentu saya sangat antusias untuk menatap sesi latihan di Bahrain. Apalagi, setelah seri pertama di Bahrain April nanti saya juga untuk pertama kalinya akan menjajal mobil F1.

Pastinya saya berusaha tampil lebih baik dan lebih cepat. Semoga tidak ada kendala lagi pada mobil saya,” kata Sean dalam rilisnya, kemarin. Setelah sesi latihan pertama di Barcelona, Sean terus mempersiapkan diri dengan berlatih lebih intensif bersama tim Pertamina Arden yang bermarkas di Inggris. Selain latihan fisik, Sean rutin berlatih mengemudi menggunakan simulator milik Tim Red Bull.

Pada musim balap 2017 ajang F2 (yang dulunya bernama GP2) akan diikuti 20 pembalap dari 10 tim. Adapun, jumlah seri yang akan digelar sebanyak 11 seriesdan jumlahnya sama seperti musim 2016. Seri pertama akan digelar di Bahrain pada 14-16 April, sedangkan seri penutup dilangsungkan di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, 24–26 November 2017.

Bagi Sean, musim 2017 ini menjadi momentum yang tepat untuk mempersiapkan diri ke ajang balap F1. Jalan Sean ke ajang balapan jet darat itu terbuka lebar, jika mampu menembus posisi 5 besar di klasemen akhir dan tampil impresif pada tiga kesempatan menjajal mobil STR12 milik Toro Rosso. ”Ya,ini menjadi kesempatan dan tantangan besar buat saya.

Di satu sisi, saya sangat senang mendapat kepercayaan dari Toro Rosso setelah mereka menilai performa saya selama mengikuti rangkaian tes yang ternyata catatan waktu saya lebih cepat dari pembalap muda binaan mereka. Saya juga dinilai mampu memberi input untuk tim dan bisa berkomunikasi dengan engineer. Itu sebabnya saya terpilih sebagai pembalap penguji mereka,” kata Sean.

abriandi