Edisi 11-01-2017
Tugas Berat


BARCELONA– Tekanan hebat menghampiri Barcelona, termasuk ketika mereka menjalani leg kedua babak 16 besar Copa del Rey.

El Azulgrana diharapkan bisa melupakan keterpurukan mereka saat menjamu Athletic Bilbao di Camp Nou, dini hari ini. Barcelona harus bangkit jika tak ingin rentetan hasil negatif bertambah panjang. Apalagi, Barcelona wajib memenangkan laga kontra Bilbao dengan skor besar lantaran mereka menuai kekalahan 1-2 pada leg pertama, Kamis (5/1). Mampukah Barcelona mewujudkan kemenangan di kandang kali ini? Pertanyaan itu wajib dijawab Lionel Messi dkk. Yang jelas, Gerard Pique menyadari betapa sulit kondisi timnya saat ini. Bek asal Spanyol itu menilai timnya seperti dirampok untuk mengemas kemenangan.

Pernyataan Pique merujuk hasil imbang timnya kontra Villarreal 1-1 dalam lanjutan Primera Liga, Minggu (8/1). Menurutnya, El Azulgranabisa memenangkan pertandingan itu meski harus bersusah payah menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Messi. Hasil imbang tersebut membuat Barcelona mengumpulkan 35 poin, tertinggal lima angka dari penguasa klasemen Real Madrid yang masih menyisakan satu laga. Barca pun harus rela posisinya melorot ke peringkat 3 digeser Sevilla yang unggul satu poin. Namun, Pique antusias timnya bisa mengatasi masalah ini saat menjamu Bilbao.

“Kami tetap memiliki keyakinan. Orang berpikir kami menghadapi masalah, tapi kami tetap konsisten setelah mengemas 18 kemenangan dari 28 laga. Sisanya enam kali bermain imbang dan empat kalah,” ujar Pique, dilansir Marca. Pelatih Barca Luis Enrique pun sependapat. Pelatih asal Spanyol ini menilai hasil minim pada beberapa laga terakhir jangan dijadikan patokan timnya mengalami kemunduran. Enrique tetap optimistis dengan peluang timnya menghadapi Bilbao.

“Anda bisa melihat betapa kami memiliki banyak peluang pada legpertama (kontra Bilbao). Kami hanya ingin kekurangan pada leg pertama bisa dibenahi pada kesempatan kali ini,” tandas Enrique. Meski demikian, Enrique tak menepis lini tengah timnya masih mengalami kendala serius. Pelatih berusia 46 tahun itu melihat kolaborasi Andres Iniesta, Ivan Rakitic, dan Sergio Busquets belum menunjukkan performa maksimal. Tim maupun fanscenderung memberikan beban kepada para penyerang Barca, khususnya Messi.

Beban itu mungkin bisa dimengerti karena Messi kini tercatat sebagai top skor Primera Liga dengan 13 gol. Tapi, Enrique berpendapat tak selamanya mereka memberikan beban kepada pemain tertentu untuk membawa kemenangan. “Kami harus meraih kemenangan secara tim. Itu adalah ciri khas Barcelona sebenarnya,” ujar Enrique. Sementara Bilbao tak ingin Barcelona bangkit pada pertandingan nanti. Mereka justru berusaha keras menambah panjang derita El Azulgranadi Camp Nou.

“Kami mendapat modal berharga dari legpertama. Kami tentu tak akan membiarkan keunggulan itu menguap pada pertandingan nanti,” kata Pelatih Bilbao Ernesto Valverde.

Edi yuli