Edisi 21-01-2017
I Lupi Tak Boleh Jemawa


ROMA– Coppa Italia musim ini mulai mengerucut. AS Roma menjadi kontestan terakhir yang memastikan ikut serta di fase itu setelah menang 4-0 atas Sampdoria di Olimpico Roma, Italia, dini hari kemarin.

I Lupi, julukan Roma, diprediksi bisa melangkah lebih jauh. Prediksi itu tak lepas dari jadwal perempat final yang mempertemukan tim Ibu Kota Italia tersebut dengan Cesena. Mereka rencananya akan bertarung di Olimpico pada 1 Februari mendatang. Pertemuan itu jelas membuat Roma lebih diunggulkan bisa memenangkan pertandingan.

Berbeda dengan kontestan lain karena sudah bertemu rival kuat di perempat final seperti Napoli versus Fiorentina, Selasa (24/1), Juventus kontra AC Milan, Rabu (25/1), dan Inter Milan menjamu Lazio, Selasa (31/1). Motivasi I Lupisemakin tinggi karena bisa menunjukkan kualitas mereka atas Sampdoria.

Kemenangan mereka berkat dua gol yang ditorehkan Radja Nainggolan (39, 90), Edin Dzeko (47), dan Stephan el Shaarawy (61) membuat I Lupisemakin bergairah merebut trofi Coppa Italia musim ini. Luciano Spalletti pun tak menepis timnya tengah diliputi atmosfer positif seusai kemenangan tersebut.

Namun, pelatih Roma asal Italia ini tak ingin melihat timnya lekas jemawa. Pria berkepala plontos itu mengharapkan timnya tetap menjaga determinasi, termasuk kembali memusatkan perhatian kembali ke ajang Seri A. Spalletti meminta timnya tetap menunjukkan permainan bagus saat timnya menjamu Cagliari, Senin (23/1).

“Kami harus bergegas mengalihkan perhatian kami menghadapi Cagliari. Apalagi, kami membutuhkan kemenangan di pertandingan tersebut,” ujar Spalletti, dikutip Football Italia. Permintaan Spalletti karena timnya hanya tertinggal satu poin dari penguasa klasemen Juventus (45 angka).

Kemenangan tentu saja membuat timnya semakin mendekati atau mungkin menggeser Juve, meski tim asal Turin itu masih menyisakan satu pertandingan tersisa. “Tak penting apa yang akan terjadi. Kami hanya ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin agar kami mendapat hasil menggembirakan saat menghadapi Cagliari,” cetus Spalletti.

“Tapi, kami tak boleh jemawa. Kami harus tetap mengantisipasi segala kemungkinan yang akan dimainkan Cagliari. Karena itu, kami lekas berbenah setelah menghadapi Sampdoria,” sebutnya. Nainggolan pun sependapat dengan pelatihnya.

Gelandang asal Belgia itu ingin timnya tetap fokus karena timnya berpeluang besar mengambil alih tampuk pimpinan klasemen sementara Seri A. Tapi, semua itu tergantung dari performa I Lupi. “Jika menginginkannya, kami harus berusaha lebih keras,” ujarnya.

edi yuli