Edisi 23-02-2017
Ayo, Bangun!


LONDON – Tottenham Hotspur coba memperbaiki buruknya rekor kandang kompetisi Eropa musim ini.

Spurs berharap Wembley lebih bersahabat saat melakoni leg kedua babak 32 besar Liga Europa versus KAA Gent. Bagi Harry Kane dkk, ini merupakan pertama kali kembali ke Wembley sejak tersingkir dari penyisihan grup Liga Champions. Pada kompetisi itu mereka hanya mampu menempati posisi 3 klasemen akhir sehingga harus tampil pada fase knock-outLiga Europa. Parahnya, dua dari tiga kekalahan pada Liga Champions terjadi di Wembley (1-2 dari AS Monaco dan 0-1 dari Bayer Leverkusen). Satu-satunya kemenangan didapat dari CSKA Moscow.

Sialnya, menghadapi Gent, Spursharus menang jika ingin lolos ke babak 16 besar. Pasalnya, pada legpertama pekan lalu mereka kalah 0-1. Menyadari bayang-bayang kegagalan masih belum sepenuhnya hilang, Kane meminta rekan-rekannya untuk lebih santai sehingga dapat bermain nyaman di Wembley layaknya tampil di White Hart Lane pada pentas domestik.

”Kami harus coba membuat Wembley seperti rumah kami. Kami tidak tahu apakah musim depan masih menggunakan stadion ini atau tidak sehingga kami harus menjadikannya sebagai tempat yang baik bagi kami untuk mencoba memenangkan banyak pertandingan agar kepercayaan diri kami semakin meningkat,” kata Kane, dilansir Soccerway. Penyerang berusia 23 tahun itu yakin jika hati dan pikiran rekanrekannya lebih tenang, maka akan memberikan pengaruh positif terhadap performa di lapangan.

Sebab, dini hari ini mereka benarbenar berada dalam tekanan. Jika hanya sanggup bermain imbang atau justru menelan pil pahit kekalahan, Tottenham akan terlempar dari kompetisi. ”Kami akan menjamu Gent di Wembley. Jika kami bisa mendapatkan perasaan yang baik, kami bisa menampilkan gaya sepak bola yang sesungguhnya. Semakin banyak pertandingan di Wembley tentu akan bagus. Kami akan lebih terbiasa dengan lingkungan di sana,” tutur pemain tim nasional Inggris tersebut. Motivasi besar Kane jelas menjadi modal penting bagi Tottenham.

Terlebih, dia baru saja mencetak hattricksaat Spursmengalahkan Fulham pada Piala FA. Artinya, Kane akan dioptimalkan Mauricio Pochettino sebagai ujung tombak. Penyerang kelahiran Chingford itu bakal disokong Christian Erikssen, Dele Alli, dan Son Heung-min. Sementara Victor Wanyama dan Harry Winks bertugas menjaga keseimbangan lini tengah. Komposisi tim terbaik diharapkan membuat penampilan Tottenham optimal. Terlebih, Gent juga tidak dalam kondisi yang terlalu bagus.

Pada Laga terakhir di Liga Belgia skuad besutan Hein Vanhaezebrouck tersebut gagal mendulang tiga poin seusai ditahan imbang Standard Liege. Akibat hasil-hasil yang kurang menggembirakan di kancah domestik, kini Gent terseok-seok di peringkat 8 klasemen sementara dengan 41 poin.

Hasil seri melawan Liege bahkan kian mempertegas jika Nana Asare dkk kurang bagus kala bermain di luar kandangnya, Ghelamco Arena. Tercatat, Gent belum mampu meraih kemenangan pada enam laga tandang terakhir semua kompetisi.

Alimansyah