Edisi 20-03-2017
Antisipasi Myanmar


JAKARTA–Jelang uji coba di Stadion Pakansari, besok, Pelatih Tim Nasional Indonesia U-22 Luis Milla sudah mempelajari kekuatan Myanmar via video dan langsung menginformasikan kepada pasukannya.

Sebagai pelatih yang diberikan target tinggi, Milla berkesempatan menguji pola latihan yang sejauh ini sudah diberikan kepada Evan Dimas dkk dengan melakoni laga uji coba kontra Myanmar. Pertandingan kontra tim berjuluk The White Angels itu akan jadi ujian perdana bagi pelatih kelahiran Teruel, Spanyol, 41 tahun silam tersebut. Selepas menggelar tiga tahapan seleksi, total 26 pemain dipanggil Milla jelang laga uji coba tersebut.

Pemain yang sudah berkumpul sejak Kamis (16/3) sudah melahap latihan intens jelang pertandingan uji coba itu. Porsi latihan disesuaikan skema permainan yang akan digulirkan saat bentrok dengan tim yang sempat ambil bagian pada persaingan Piala Dunia U-20 2016. Asisten Pelatih timnas U-22 Bima Sakti menjelaskan, Milla sangat serius dalam melakukan persiapan. Video-video penampilan Myanmar sudah dipantau pelatih yang sebelumnya menukangi Real Zaragoza tersebut.

”Kami sudah melakukan evaluasi soal pemain lawan (Myanmar). Kami sudah mengamati melalui video, ada beberapa pemain yang memang memiliki kualitas bagus. Kami analisis dan beri info kepada pemain agar mereka memahami bagaimana harus menghadapi Myanmar,” ungkap Bima. Bima mengungkapkan beberapa kelebihan Myanmar yang harus diantisipasi skuad Garuda Muda, antara lain keunggulan lawan dari segi kecepatan dan semangat juang para pemainnya.

”Namun, Milla sudah mempersiapkan antisipasi setelah menganalisis. Pemain kami hanya perlu memperkuat chemistry antarlini dan memastikan bahwa jarak antarlini tidak menjadi masalah,” papar Bima. ”Ini adalah laga debut Milla bersama timnas U-22. Karena itu, kami mohon dukungan penuh dari masyarakat Indonesia. Bisa dipastikan pada pertandingan uji coba perdana tersebut, para pemain pun akan memberikan penampilan terbaik dan menerapkan semua yang skema atau juga strategi yang telah diajarkan Milla selama ini,” ujar Bima.

Skema 4-3-3 sepertinya akan dimaksimalkan Milla pada uji coba nanti. Untuk barisan belakang, Hansamu Yama Pranata dipastikan jadi pilihan utama. Di tengah, Evan yang sempat cedera, posisinya kemungkinan masih bisa digantikan oleh Asnawi Bahar Mangku Alam. Untuk trisula lini depan, Febry Hariyadi, Saddil Ramdani, dan Ahmad Nur Hardiayanto diprediksi mendapat kesempatan sejak awal.

”Semua pemain antusias dengan laga uji coba ini karena memang ini yang dibutuhkan. Kami membutuhkan lawan yang satu level dengan kami untuk bisa mengevaluasi sampai di mana kemampuan tim ini,” tutur Bima. ”Seperti biasa kami akan menerapkan formasi 4-3-3 yang memang sudah kami latih. Kami punya pemain- pemain sayap yang luar biasa dalam hal kecepatan. Jadi, kami ingin memanfaatkan itu untuk mengukur potensi keunggulan yang kami miliki,” ujarnya.

Decky irawan jasri