Edisi 23-02-2017
Dilarang Blunder Lagi


SAINT PETERSBURG – Pengalaman dan jam terbang Branislav Ivanovic bersama Chelsea diharapkan bisa membantu Zenit Saint Petersburg keluar dari lubang jarum pada babak 32 besar Liga Europa.

Pasalnya, mantan bek Chelsea itu harus memimpin Zenit menang minimal 3-0 atas Anderlecht pada legkedua di Stadion Petrovskiy, malam nanti. Situasi Zenit sulit karena pada pertemuan pertama di Brussels pekan lalu menyerah 0-2 melalui dua gol Frank Acheampong. Masalahnya, gol-gol itu lahir dari sektor yang menjadi wilayah kekuasaan Ivanovic, yaitu bek kanan. Gol pertama tercipta karena Ivanovic gagal menutup pergerakan Acheampong. Sementara gol kedua lahir karena dia terlambat kembali ke posisinya setelah membantu serangan.

“Tidak ada yang perlu disalahkan. Semua pemain telah bekerja keras. Kami kalah pada leg pertama. Namun, masih ada kesempatan membalas di kandang kami. Saya percaya, para pemain akan bisa melakukannya. Kami butuh tiga gol,” ujar Mircea Lucescu selaku nakhoda Zenit asal Rumania, dilansir sport.ru. Jika ingin melaju ke babak 16 besar, Ivanovic tidak boleh melakukan kesalahan lagi. Pasalnya, sebagai pesepak bola senior, dia sangat berpengalaman pada kompetisi Benua Biru.

Statistik menunjukkan, selama membela The Bluessejak 2008 hingga awal tahun ini, dia sudah dua kali mengangkat trofi kompetisi Eropa, yaitu Liga Champions 2011/2012 dan Liga Europa 2012/2013. Selain itu, sebagai salah satu pemain belakang terbaik di Liga Primer, Ivanovic juga sukses mendapatkan banyak piala bergengsi. Sebut saja Liga Primer 2009/2010 dan 2014/2015. Lalu, Piala FA 2008/2009, 2009/2010, 2011/ 2012. Ada lagi Piala Liga 2014/ 2015 dan Community Shield 2009.

Andri ananto