Edisi 27-03-2017
Kejar Brasil


LA PAZ – Argentina tengah mengalami peningkatan grafik permainan. Situasi itu membuat tim Tango difavoritkan bisa kembali meraih kemenangan saat dijamu Bolivia di Estadio Hernando Siles, La Paz, Selasa (28/3).

La Albiceleste, julukan Argentina, memang mendapat hasil bagus dalam dua pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona CONMEBOL. Posisi mereka terdongkrak ke peringkat 3 dengan 20 poin setelah meraih dua kemenangan atas Kolombia dan Cile. Argentina pun diuntungkan bisa meraih kemenangan kembali. Penyebabnya karena Pelatih Edgardo Bauza bisa menurunkan semua pemainnya, salah satunya Lionel Messi. Padahal, striker Barcelona itu diklaim bakal absen kontra Bolivia karena tersandung pernyataannya saat menghadapi Cile.

Messi bahkan sempat terancam gagal bermain karena sindirannya terhadap asisten wasit saat itu. Namun, Bauza menegaskan bahwa Messi bisa diturunkan pada pertandingan nanti. Kondisi itu membuat pelatih berusia 59 tahun tersebut semringah. ”Kami tentu sangat mengharapkan kehadirannya. Dia tak hanya menjadi seorang pemimpin tim ini, tapi juga kerap menjadi pemain pembeda. Situasi itu terlihat jelas ketika kami menghadapi Cile,” ujar Bauza, dilansir ESPN. Akan tetapi, Bauza memiliki antisipasi apabila Federasi Sepak Bola Amerika Latin (CONMEBOL) memberinya hukuman.

Mantan pelatih Sao Paulo itu bisa memberikan kepercayaan kepada Sergio Aguero atau mungkin Angel di Maria menggantikan posisi Messi. Di Maria mungkin menjadi figur paling tepat karena Messi diplot sebagai wingerdalam skuad La Albiceleste saat Bauza menerapkan formasi 4-2-3-1. Sementara posisi target man tim Tangodiberikan kepada Gonzalo Higuain. ”Saya sempat memiliki opsi tersebut, tapi sepertinya saya akan melupakannya setelah Messi bisa diturunkan kontra Bolivia,” ujar Bauza.

Sementara Messi bertekad memberikan kontribusi lebih baik lagi, apalagi stiker berusia 29 tahun itu ingin membawa Argentina mengejar Brasil yang leluasa memimpin klasemen sementara CONMEBOL. Argentina saat ini hanya tertinggal sepuluh poin dari rivalnya tersebut. ”Kami memiliki kans lebih besar memangkas defisit ketertinggalan kami dari Brasil. Akan tetapi, semua itu tergantung kami. Jika kami menginginkannya, kami harus berkonsentrasi penuh untuk meraih kemenangan atas Bolivia,” ujar Messi. Messi menuturkan, timnya wajib melakukan itu karena mereka tak hanya menghadapi tekanan dari tim tuan rumah.

La Albicelestejuga akan menghadapi rintangan berupa kondisi lapangan yang dinilai banyak peserta dari Amerika Latin sebagai tempat paling angker. ”Kami sempat beberapa kali mengalami masalah saat menjalani pertandingan di sana (La Paz). Namun, kami telah mengetahui bagaimana kami meraih keinginan kami. Kami hanya perlu melakukan yang terbaik,” ungkap Messi.

Edi yuli