Edisi 24-03-2017
Posisi Cavaliers Terancam


DENVER– Posisi Cleveland Cavaliers di puncak klasemen Wilayah Timur kian rentan. Kekalahan 113-126 dari Denver Nuggets membuat posisi tim besutan Tyronn Lue itu terancam.

Hasil buruk di Pepsi Center, Amerika Serikat, kemarin, memang belum menggoyahkan Cavaliers di posisi teratas. Namun, mereka kini ditempel ketat oleh Boston Celtics seusai mengalahkan Indiana Pacers 109-100. Selain itu, ancaman juga datang dari Washington Wizards. Cavaliers selaku juara bertahan NBA musim lalu itu memang kesulitan membendung permainan Nuggets yang mencetak lebih banyak angka di tiga kuarter terakhir. Nuggets yang diwakili Gray Harris serta Wil Barton masing-masing membuat 21 dan 20 poin.

Begitu juga dengan Wilson Chandler (18 poin) dan Nikola Jokic dengan 16 poin dan 10 rebound. Buruknya Cavaliers direpresentasikan oleh penampilan kurang optimalnya sang bintang LeBron James yang hanya mencetak 18 poin. James mengatakan dirinya sedang tidak beruntung dan merasa telah melakukan pekerjaannya sebaik mungkin. ”Saya punya kesempatan untuk menjadi lebih baik. Saya selalu memiliki mental yang kuat saat bertanding dan itu sudah pasti,” kata James, dilansir ESPN.

Yang jelas, kesalahan personal pemain Cavaliers justru memberikan keuntungan Nuggets. ”Ini bukan tentang tim secara keseluruhan, tapi individu. Kami hanya perlu melakukan segala sesuatunya lebih baik dan lebih baik. Anda harus memiliki ketangguhan,” kata James. Sementara Celtics terus menekan posisi Cavaliers di puncak klasemen Wilayah Timur. Mereka bahkan makin berpeluang menggeser Cavaliers setelah menang atas Pacers. CenterAl Horford menjadi sosok di balik kemenangan Celtics di TD Garden, Amerika Serikat, kemarin.

Pebasket berusia 30 tahun itu mencetak 15 poin, 8 assist, 8 rebound. Celtics pun bisa merayakan kemenangan berkat kontribusi Isaiah Thomas yang mendulang 25 poin dan 5 assist. Kemenangan itu membuat Celtics masih berada di peringkat kedua dengan rekor kemenangan 46-26. Mereka masih berada di belakang Cavaliers (26-24). Akan tetapi, Horford yakin timnya perlahan bisa mengatasi ketertinggalan dari Cavaliers hingga menggeser mereka suatu saat nanti.

”Kami masih memiliki ambisi bisa melewati mereka (Cavaliers) sebelum menjalani babak play-off. Kami percaya bisa mewujudkannya melihat determinasi yang kami perlihatkan sejauh ini, terutama saat menghadapi Pacers,” ujar Horford, dilansir Yahoosport. Wizards pun tak mau ketinggalan menyikapi kekalahan Cavaliers. Mereka kini bisa sesumbar terus memantapkan posisi mereka di papan atas setelah meraih kemenangan atas Atlanta Hawks 104-100.

Kemenangan itu membuat Wizards semakin kukuh di peringkat ketiga dengan rekor kemenangan 43-28. Namun, Wizards harus berterima kasih kepada Bradley Beal setelah menyumbang 28 poin, 9 rebound, dan 2 assist. ”Beal bermain bagus dan memberikan kontribusi bagus kepada tim. Dia bermain sangat luar biasa pada pertandingan ini,” ucap Pelatih Wizards Scott Brooks.

Alimansyah/edi yuli