Edisi 24-04-2017
Moto M Andalkan Multitasking


SEBAGIAN dari Anda pasti setuju bila industri smartphonebelakangan diramaikan oleh persaingan di kemampuan kamera. Namun, lewat Moto M, Motorola justru memberi pendekatan berbeda.

”Tidak hanya kemampuan selfie, Moto M diperuntukkan bagi mereka yang mencari smartphone yang bisa multitasking,” beber Anvid Erdian, Mobile Business Group 4P Manager Lenovo Indonesia. Kenyataannya, menurut Anvid, pengguna ponsel pintar acap memiliki banyak sekali aplikasi. Karena itu, multitasking jadi fitur yang penting. Moto M sendiri dibekali prosesor MediaTek Helio P15 64-bit octa-core berkecapatan 2,2GHz dengan RAM 4GB dan memori internal 32GB yang dapat disematkan kartu memori tambahan sebesar 128GB. Apabila kebanyakan smartphone menerima modifikasi pada bagian antarmukanya, Moto M justru menggunakan antarmuka standar bawaan Android 6.0 Marshmallow.

“Antarmuka yang sudah dimodifikasi memiliki konsekuensi memakan porsi kinerja smartphone, baik prosesor maupun RAM. Selama berjalan atau digunakan, antarmuka itu berjalan terus sehingga cukup mengganggu kemampuan multitasking,” ungkap Anvid. Moto M merupakan smartphone ketiga yang dirilis Moto sejak debut kembali di Indonesia. Country Manager MBG Lenovo Indonesia Adrie R Suhadi menilai Moto berbeda dengan Lenovo. Targetnya lebih premium. “Menurut riset, penjualan smartphonekelas menengah dengan harga Rp2,5 juta- Rp4 juta bisa mencapai 10 juta unit pada 2016 silam. Adapun segmen kelas menengah di pasar smartphone mencapai 30 persen,” katanya.

Moto M memboyong layar 5,5 inci dengan resolusi Full HD dan kapasitas baterai 3.050 mAh. Sudah mendukung teknologi 4G LTE , serta kamera 16MP dan 8MP. Harga Moto M adalah Rp3,9 juta.

Cahyandaru kuncorojati