Edisi 11-01-2017
Pembatasan Usia Jadi Berkah Pemain Muda


BANDUNG– Pemain muda Persib Bandung Gian Zola Nasrulloh merasa diuntungkan dengan regulasi anyar yang diterapkan PSSI di Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017.

Inilah kesempatan Zola bisa memberikan yang terbaik untuk Persib Bandung. Kongres PSSI di Bandung memutuskan, kompetisi ISL yang akan digulirkan pada 26 Maret mendatang itu akan lebih difokuskan pada pembinaan pemain muda. Klub tidak saja diharuskan diperkuat lima pemain usia 23 tahun saja, tapi juga diwajibkan memainkan minimal tiga pemain dalam setiap laganya. Termasuk, jika ada pergantian pemain, harus diganti dengan usia yang sama. Regulasi anyar ini memang tidak tampak asing bagi Zola. Sebab, pada Turnamen Piala Presiden 2015 aturan memainkan pemain muda diberlakukan.

”Ini menjadi motivasi buat saya bisa berbuat banyak untuk Persib,” tandas Zola kemarin. Motivasi Zola makin meningkat lantaran tujuan ditetapkan aturan tersebut untuk pembinaan jangka panjang dengan target hingga lima tahun mendatang sehingga terbentuk timnas yang tangguh. Selain itu, regulasi ini bertujuan untuk mencapai target di SEA Games XXIX/2017 Malaysia, yaitu semifinal di Asian Games 2018 Indonesia, dan medali emas di SEA Games XXX/2019. ”Sebagai pemain bola tujuan kita kanagar bisa membela timnas. Dengan begitu, saya pikir dengan regulasi sekarang cukup terbantu,” tuturnya.

Dari Divisi Utama, pembatasan usia sejalan dengan visi sejumlah klub yang fokus pada regenerasi pemain. Regulasi baru tersebut membuat ada enam pemain di bawah usia 25 tahun di lapangan dalam setiap laga. ”Jadi, kesempatan pemain muda lebih banyak tampil. Ini sangat baik untuk regenerasi pemain,” kata Direktur Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho kemarin. Sekretaris Umum PSIM Yogyakarta Jarot Sri Kastawa mengaku pembatasan jumlah pemain berusia 25 tahun bukan persoalan. Musim lalu usia para pemain tim berjuluk Laskar Mataramini rata-rata 22 tahun. Hal senada disampaikan Manajer Tim Persiba Bantul Endro Sulastomo.

Regulasi baru tersebut dinilai dapat memberikan kesempatan kepada pemain muda. Pihaknya akan memaksimalkan hal ini dengan merekrut para pemain lokal asal Bantul dan sekitarnya. ”Ini kesempatan bagi pemain muda untuk unjuk gigi dalam kompetisi. Selama ini mereka kesulitan untuk bersaing dan harus menghuni bangku cadangan,” kata Endro.

Arif purniawan/siti estuningsih/ muhammad ginanjar