Edisi 23-02-2017
Koleksi 13 Gol, Jadi Pemain Tersubur Atletico di Kompetisi Eropa


Antoine Griezmann mempertegas statusnya sebagai pemain penting Atletico Madrid. Striker kelahiran Macon, Prancis, 25 tahun silam, itu baru saja masuk catatan sejarah tim berjuluk Los Rojiblancos .

Dia menjadi bomber tertajam Atletico di kompetisi Eropa. Griezmann resmi merebut status itu dari mantan striker Atletico Luis Aragones yang mengoleksi 12 gol. Aragones yang sukses mengantarkan tim nasional (timnas) Spanyol meraih gelar Piala Eropa 2008 saat menjadi pelatih tersebut, membela Atletico pada periode 1964 hingga 1974. Ber - sama Atletico, Aragones men ca tat - kan 265 laga dan 123 gol bersama Los Rojiblancos itu merelakan ukiran apiknya kepada Griezmann.

Gol penentu sejarah Griezmann diciptakan pada menit ke-25 pada leg pertama 16 besar Liga Champions saat menang 4-2 atas tuan rumah Bayern Leverkusen di Bay Arena, Rabu (22/1). Mantan pemain depan Real Sociedad tersebut menyumbang 13 gol untuk Atletico di kompetisi Eropa. Secara keseluruhan, dia menge - mas 74 gol dari 141 laga bersama Los Rojiblancos dalam tiga musim.

“Ini membuat saya semakin bangga bisa jadi bagian sejarah klub ini. Saya ingin tampil sebaik mungkin, membantu tim sebisa saya, dan semoga saja terus seperti ini,” ungkap Griezmann, dilansir soccerway . Secara khusus, Griezmann mem - berikan apresiasi pada Kevin Gameiro yang menyumbang assist . Di kandang Leverkusen, keduanya dipercaya Pelatih Los Rojiblancos Diego Simeone mengisi posisi lini depan. Menurut Griezmann, mereka memang sering bicara sebelum pertandingan soal siapa yang akan memberi umpan.

“Kami sangat klop karena bisa mencetak gol dan kami harap bisa terus seperti ini. Dia (Gameiro) sudah bikin tujuh assist untuk saya dan saya punya tiga atau empat assist untuknya,” papar Griezmann. Sukses Griezmann membuat satu kaki Atletico sudah menginjak babak perempat final. Apalagi, pada leg kedua Los Rojiblancos menyandang status tuan rumah.

Gol Atletico diciptakan Saul Niguez pada menit ke-17, Antoine Griezmann (25’), Kevin Gameiro (59’), serta Fernando Torres (86’). Sementara Leverkusen memperkecil defisit melalui Karim Bellarabi (48’) dan bunuh diri Stefan Savic (68’).

Deky Irawan Jasri
Jakarta