Edisi 24-04-2017
Nusantaride Day 2017 Meriah


KULONPROGO– Gelar Nusantaride Day 2017 yang di-support Dinas Pariwisata DIY bekerja sama dengan berbagai komunitas motor di tanah air mampu mendongkrak kunjungan wisatawan.

Ratusan peserta memadati sejumlah obyek wisata yang ada di Kabupaten Kulonprogo sebe-lum akhirnya berkumpul di Pantai Glagah. Ketua Pelaksana Nusantaride Day 2017, Adi Budi Siswoyo, mengatakan, ada sekitar 500 peserta yang menyatakan siap ambil bagian dalam event tahunan ini. Tahun 2016, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Lampung. “Ini merupakan upaya untuk mengenalkan potensi wisata yang ada di Indonesia. Kebetulan tahun ini kita pilih Yogyakarta dan khususnya Kulonprogo,” kata Adi, kemarin.

Kegiatan ini sendiri melibatkan bebagai komunitas motor yang ada di tanah air. Apa pun jenis motornya boleh ikut, sepanjang memiliki visi dan misi yang sama untuk mengenalkan potensi wisata. Dari registrasi terakhir, peserta terjauh dari Kabupaten Mukomuko dan beberapa dari Lampung. Biasanya setiap tahun ada apeserta dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura ataupun Brunei. Semua peserta yang dating, wajib melaukan registrasi dan check point yang dilaksanakan di Alun-alun Wates, Sabtu (22/4) pagi hingga siang. Mereka selanjutnya akan mengunjungi sejumlah obyek wisata yang telah ditentukan panitia dengan obyek yang berbedabeda. Mulai dari Kalibiru, Waduk Sermo hingga Pantai Glagah.

“Di setiap obyek wisata ini, peserta akan mengambil beberapa foto untuk dilombakan dalam acara ini,” jelas Adi. Dalam kegiatan ini, nantinya juga akan di-share di sejumlah media sosial. Saat ini ada sekitar 25.000-an anggota yang siap share foto obyek wisata yang ada di Kulonprogo. Dalam kegiatan ini panitia juga menampilkan dan mengangkat kesenian lokal yang ada di Kulonprogo. Salah satunya Inclin Krumpyung yang menjadi salah satu seni budaya yang unik. Kegiaan ini sendiri akan dilaksanakan sampai hari ini. Pada malam harinya digelar Coaching Clinic dari salah satu peserta yang sudah mengikuti touring di delapan Negara. Termasuk dari Tagana terkait kendaraan untuk penanganan bencana. Peserta juga akan diajak untuk safety riding dan aneka permainan dengan motor.

“Kami kerap terlibat dalam aksi di lokasi bencana, tidak salah kita belajar pemahaman dengan kendaraan di lokasi bencana,” kata Adi. Seorang peserta, Agustinus Popo, mengaku berangkat dari Jakarta pada Kamis (20/4) malam. Setiap tahun dia selalu ikut dalam kegiatan Nusantaride Day seperti ini. Apalagi dia maemiliki kenangan dengan Kulonprogo, karena keluarga besarnya ada di Kulonprogo. Dalam kegiatan kemarin, Agustinus juga telah mengunjungi empat obyek wisata. Mulai dari Puncak Dipowono, Grojogan Sewu hingga Waduk Sermo. “Potensi alamnya masih asri dan ini menarik untuk wisata. Hanya akses jalannya yang perlu disempurnakan,” kata Agustinus.

Hal senada juga disampaikan Hendra, peserta asal Bogor, Jawa Barat. Hendra ingin sekali membuktikan keindahan Kalibiru, yang banyak dikenal dari dunia maya. Ternyata banyak spot foto yang memang indah dan menarik. “Keaslian alamnya harus dipertahankan, karena banyak potensi wusata yang sudah diubah,” pungkas Hendra.

Kuntadi