Edisi 29-03-2017
Mengubah Dapur Agar Tak Membosankan


DAPUR bergaya modern etnik ternyata memberikan vocal point yang mampu mengesankan suasana di dalam dan membuat ruangan seolah berbicara. Bukan hanya itu, setiap goresan yang dituangkan akan menentukan jati diri Anda sebagai penghuninya.

Warna dapur biasanya menggunakan warna gelap sebagai kamuflase kesan kusam dan membosankan. Sekarang Anda bisa mencoba menuangkan sesuatu yang menarik lewat warna cokelat yang beraksen batik cantik. Siapa yang bilang aksen batik hanya bisa digunakan sebagai penghias ruang tamu dan ruang keluarga? Lewat balutan cokelat yang hangat, dapur yang dahulu identik dengan kesan kotor, kini bisa beralih fungsi menjadi tempat yang menyenangkan untuk berkumpul dan bercengkerama dengan keluarga tercinta, sekaligus bisa ikut melestarikan kebudayaan kita.

“Dapur merupakan jantungnya rumah. Tempat ini selalu dijadikan ajang berkumpul bersama keluarga tercinta. Untuk membuatnya terasa nyaman, penataannya harus benarbenar diperhitungkan, mulai warna, aksesori, hingga penempatan furniturnya,” tutur arsitek Denny Indra. Arsitek muda berkacamata ini menambahkan, penyusunan furnitur, seperti lemari, bult-in, dan meja kopi atau yang dikenal dengan area pantry, tidak mudah.

Misalnya, kita bisa meletakkan kabinet untuk wadah air mineral agar mudah dijangkau atau penempatan lemari es di bagian yang luas supaya mudah digerakkan. Dapur bergaya modern etnik ternyata bisa memberikan olahan yang multifungsi. Kesan hangat dan santai pun bisa tercipta, asalkan Anda bisa menerapkan warna dan furnitur lainnya. Goresan warna cokelat bak warna kayu alami akan semakin terlihat natural bila disatukan dengan lukisan batik.

“Kabinet yang mengkilat bisa membantu memperkuat kesan dapur modern. Selain itu, desain geometris dan material stainless steel juga bisa membantu membedakan dari dapur yang berkesan biasa saja menjadi dapur modern. Jika di dapur terdapat minibar, bisa ditambahkan aksen batik pada meja minibar untuk daya tarik dan karakteristik personal si empunya rumah,” tutur Denny.

Untuk furnitur lainnya, seperti lemari dan laci kabinet, bisa Anda buat menggunakan material plywood dengan sentuhan finishing berupa HPL mengkilat. “Top table-nya bisa dibuat dari marmer golden perlato yang memiliki lapisan warna krem. Warna kream ini fungsinya bisa memberikan kontras di dapur,” ucap Denny. Supaya terlihat etniknya, Anda bisa menggunakan aksesori seperti bronze mirror bermotif batik modern.

Ornamen ini bisa memberikan cahaya kemewahan pada dapur Anda. Sentuhan batik yang membalut cerminnya pun tetap terlihat sepadan dengan gaya modern yang diterapkan pada dapur Anda. Motif batik yang menghiasi dapur bergaya etnik ini bisa memberikan semangat tersendiri untuk Anda dalam melakukan segala aktivitas.

Bagi Anda yang baru mencoba memulai mengaplikasikannya, ada hal yang harus diperhatikan, yaitu jangan sesekali menaruh aksesori kain batik untuk memperindah tampilan dindingnya. “Area dapur memiliki hawa panas yang amat tinggi. Jadi, setiap pemilihan aksesori untuk melengkapi ruangannya pun harus diperhatikan.

Sebaiknya jangan memasang kain batik secara langsung di dinding dapur karena bisa memudarkan warnanya dan membuat kain cepat rusak,” ungkap Denny. Ornamen lain yang bisa Anda gunakan untuk hiasan interior desain dapur adalah alat makan yang bermotifkan batik. Anda pun tidak perlu susah-susah mencari pajangan ini karena sudah tersedia di beberapa toko perlengkapan aksesori rumah

aprilia s andyna