Edisi 12-01-2017
Pesaing Harley-Davidson Gulung Tikar


Pabrikan motor gede (moge) tengah mengalami masa sulit. Akibatnya, Victory Motorcycles, yang merupakan produsen motor model klasik itu memutuskan menghentikan aktivitas produksi dan gulung tikar.

Victory Motorcycles menjadi bagian dari Polaris sejak 18 tahun lalu. Pabrikan berbasis Spirit Lake, Iowa, Amerika Serikat (AS) ini sempat mencatatkan performa manis pada 2012. Kala itu penjualan mereka tumbuh 83 persen selama kuartal pertama. Demikian laporan buyausedmotorcycle.com.

Namun, kini Polaris yang merupakan pemilik merek Victory, Indian, dan Slingshot mengumumkan bahwa salah satu unit usahanya itu sulit bersaing. Victory tak seperti namanya, merek ini justru tengah terseok-seok. Menyuntik mati merek itu jadi jalan keluar. Selama 18 tahun eksis, Victory Motorcycle telah melego hampir 60 model.

Mayoritas motor yang dijual berjenis cruiser, bagger , serta motor touring . Bahkan, mereka juga punya inovasi sepeda motor listrik Empulse TT yang dibanderol selangit. Polaris Industries Chairman and CEO Scott Wine mengakui ini adalah keputusan sulit bagi timnya dan para direksi.

“Selama 18 tahun, kami berinvestasi tidak hanya pada sumber daya, juga hati dan jiwa kami untuk menempa merek Victory Motorcycles. Kami sangat bangga dengan capaian tim,” katanya. Polaris berusaha menyelamatkan merek ini dengan rencana branding ulang. Sayangnya, biaya yang digunakan untuk menjalankan rencana tersebut diyakini sangat membebankan Polaris.

Belum lagi pabrik-pabrik milik Polaris justru sudah lebih fokus memproduksi merek lain, Indian. Diketahui, Victory digagas oleh Polaris pada 1998. Waktu itu Victory dihadirkan untuk menyaingi popularitas Harley- Davidson.

wahyu sibarani