Edisi 20-02-2017
Disewa untuk Prewedding


SELAINmendatangkan pengunjung berbasis pengguna aktif medsos, restoran atau kafe yang sensitif pada “paham Instagramable “ juga meraih satu lagi keuntungan.

Tempat mereka kerap disewa untuk foto prewedding dan foto buku tahunan anak sekolah (BTS). Seperti diakui Sutarjo, Tim Manajemen Betawi Kitchen di Benton Junction Tangerang, kebanyakan penyewa memang tertarik dengan interior bangunannya yang terlihat tradisional dibandingkan restoran lain. “Untuk prewedding , biasanya kami kenakan biaya sewa satu juta per tiga jam, itu sudah termasuk makan,” ungkap Sutarjo. Jika dilihat dari deretan bangunan restoran yang ada di sekitarnya, Betawi Kitchen memang menunjukkan sisi asli Indonesia tempo dulu dengan balutan kayu.

Ketika masuk, pengunjung akan disambut beberapa pot tanaman dan beberapa hiasan lampu berbentuk sangkar burung. Suasana restoran terlihat makin unik karena banyak pajangan kaleng kerupuk dan barang hiasan zaman dulu seperti radio, sepeda ontel, dan bakul. Kesan kalau pengunjung berada di warung makan tempo dulu lebih terasa dengan sentuhan gerobak makanan di sudut ruangan. Kendati memperbolehkan pengunjung mengambil foto prewedding , pihaknya sudah menentukan beberapa titik yang bisa digunakan untuk foto prewedding .

Artinya, di luar spot foto yang ditentukan tidak boleh digunakan untuk foto prewedding . Ini dilakukan demi kenyamanan pengunjung lain. “Kalau ada sesi pemotretan berarti beberapa bagian resto kami block . Jadi nggak bisa diubah posisinya. Tapi biasanya kalau prewedding dilakukan di lantai atas. Harus on time , biar kami mengatur tamu lainnya juga enak,” katanya. Untuk sesi pemotretan, pengajuan sewanya pun cukup mudah. Bahkan, jika waktunya tersedia, dalam rentan waktu tiga hari saja sudah bisa dialokasikan untuk sesi foto. Hanya, jika ingin mengambil foto di luar ruangan seperti di halaman restoran, penyewa harus izin pada pihak pengelola.

“Kebanyakan juga di outdoor , karena ambil latar muka,” sambungnya. Dekorasi unik pula yang menyebabkan Judied Pramita, 27, memilih melakukan foto prewedding di kafe. “Karena desain interior ruangannya itu pasti dan simpel karena kan nggak perlu mempersiapkan aksesori sendiri,” ungkap Judied yang memilih tempat berdasarkan rekomendasi teman dan mencari di medsos.

(nurul adriyana)