Edisi 29-03-2017
Adhi Karya Integrasikan Transportasi di LRT City


PT Adhi Karya (Persero) Tbk bekerja sama dengan Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) mengintegrasikan transportasi di kawasan LRT City, Ciracas, Jakarta Timur.

Kedua BUMN ini mengembangkan lahan milik Perum PPD dan pengadaan shuttle bus yang akan menghubungkan setiap kawasan yang dikembangkan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan fasilitas umum lainnya. PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui Departemen Transit Oriented Development (TOD) & Hotel menawarkan solusi problem perkotaan dengan menghadirkan LRT City di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

LRT City merupakan kawasan hunian dan komersial yang terintegrasi dan terkoneksi langsung dengan sistem transportasi massal light rail transit (LRT) Jabodebek. LRT City mengusung konsep TOD dengan pendekatan pengembangan kota yang bersifat kompak, mengadopsi tata campuran (mixed-use ), maksimalisasi penggunaan angkutan massal LRT yang dilengkapi jaringan prasarana pejalan kaki dan sepeda.

Budi Harto, Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, mengatakan, dalam upaya memberikan kemudahan bagi penghuni kawasan LRT City , pihaknya akan mengintegrasikan sistem transportasi kawasan LRT City dengan beberapa fasilitas publik lainnya. “Karena itu, kami menjalin kerja sama dengan Perum PPD untuk pengadaan shuttle bus sehingga masyarakat yang tinggal di kawasan LRT City memiliki pilihan moda transportasi untuk menghubungkan kawasan LRT City dengan simpul-simpul bisnis lainnya,” ujarnya.

Sementara Pande Putu Yasa, Direktur Utama Perum PPD, menegaskan, setiap stasiun LRT akan ada shuttle bus yang dilayani Perum PPD. Hal ini merupakan bentuk sinergitas antar-BUMN. Perum PPD turut berperan dalam pembangunan TOD dengan menyediakan angkutan yang akan melayani kawasan LRT City berupa bus dengan tarif ekonomis dan prasarana terminal yang modern (premium class ).

“Layanan tersebut tentunya akan menunjang konsep TOD yang sedang dikembangkan PT Adhi Karya (Persero) Tbk,” sebut Pande. Kawasan Ciracas merupakan salah satu kawasan LRT City yang akan dikembangkan PT Adhi Karya (Persero) Tbk bekerja sama dengan Perum PPD. Di kawasan tersebut, Perum PPD memiliki lahan seluas sekitar 5,3 hektare yang bersebelahan dengan lahan milik PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan luas 6,2 hektare.

Lahan tersebut akan dikembangkan menjadi salah satu kawasan LRT City dengan total nilai investasi Rp3,2 triliun yang akan dilengkapi fasilitas Ciracas Shuttle Bus Terminal (CSBT). Budi Saddewa Soediro, Direktur Operasi II PT Adhi Karya (Persero) Tbk, berharap perpaduan moda antara LRT dan bus dalam kawasan ini akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna transportasi massal.

Sementara pengembang properti PT PP Properti Tbk bekerja sama dengan PT BIJB Aerocity Development, anak perusahaan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (PT BIJB), membentuk usaha patungan yang akan mengembangkan kawasan bisnis di kawasan Bandar Udara Kertajati, Jawa Barat. Taufik Hidayat, Direktur Utama PP Properti, mengatakan, perusahaan patungan tersebut akan mengembangkan Business Park 1 dengan luas lahan sekitar 300 hektare yang memakai konsep mixed use yang terdiri dari hotel, apartemen, serta kantor.

“Proyek ini merupakan rencana jangka panjang PT PP Properti Tbk sebagai pengembang properti yang memiliki keahlian dalam pengembangan produk mixed use. Hal ini juga akan menopang pendapatan dan laba perusahaan dalam jangka panjang,” tuturnya. Sementara itu, Alfiansyah, Direktur PT BIJB Aerocity Development, mengutarakan, kerja sama ini merupakan satu langkah strategis bagi PT BIJB Aerocity Development dengan pengalaman PT PP Properti Tbk di bidang properti.

rendra hanggara