Edisi 21-04-2017
Ibu Hamil Batasi Makan Ikan Laut


BERBAGAI penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang makan lebih dari tiga porsi ikan dalam satu pekan berpotensi meningkatkan risiko obesitas pada calon anaknya.

Penelitian sebelumnya juga telah mengaitkan masalah ini dengan pencemaran ikan bermerkuri yang dapat merusak saraf, pencernaan, sistem kekebalan tubuh, paru-paru, ginjal, kulit, dan mata. Karena itu, AS Food and Drug Administration dan Environmental Protection Agency mendorong wanita hamil untuk membatasi konsumsi ikan, yaitu tidak lebih dari tiga porsi seminggu. Regulator kesehatan Amerika Serikat menyebut, potensi polutan dari ikan dapat menyebabkan obesitas dengan mengganggu pengembangan sistem hormon saat bayi dalam kandungan.

“Wanita tidak harus menghindari ikan sama sekali karena itu merupakan sumber yang kaya nutrisi penting, seperti protein, vitamin D, dan asam lemak omega-3. Tetapi, mereka tidak harus berlebihan mengonsumsinya. Temuan kami menunjukkan bahwa wanita hamil harus mematuhi pedoman konsumsi ikan saat ini,” kata penulis penelitian, Dr Leda Chatzi dari University of Crete di Yunani, seperti dilansir dari laman FoxNews.com . Secara umum, menurut Chatzi, perempuan harus makan berbagai jenis ikan setiap pekan dan menghindari mengonsumsi ikan predator besar, seperti king mackerel, ikan todak, atau hiu.

Dia juga menambahkan, penelitian telah mengidentifikasi beberapa varietas yang mungkin berisi lebih polutan. Untuk menilai hubungan antara konsumsi ikan pada wanita hamil dan obesitas, Chatzi dan rekannya menganalisis data dari 15 penelitian sebelumnya. Lebih dari 26.000 wanita hamil dan anak-anak mereka pada interval usia 2-6 tahun diteliti. Populasi penelitian adalah bayi yang lahir antara tahun 1996-2011 di Belgia, Prancis, Yunani, Italia, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Spanyol, dan negara bagian Amerika Serikat. Asupan ikan bervariasi menurut wilayah.

Di Belgia, misalnya, hanya setengah dari ibu hamil yang diteliti mengonsumsi ikan. Namun, di Spanyol sebaliknya, separuh ibu hamil makan ikan lebih dari empat kali seminggu. Peneliti menemukan bahwa mengonsumsi ikan 1- 3 kali seminggu secara wajar tidak berhubungan dengan pertumbuhan bayi yang cepat atau akan terkena obesitas sampai usia 6 tahun dibandingkan ibu hamil yang sering mengonsumsi ikan lebih dari tiga porsi dalam seminggu. Badan Obat dan Makanan AS serta Badan Perlindungan Lingkungan AS merekomendasikan, ibu hamil mengonsumsi tiga porsi ikan per pekan.

“Ibu hamil yang mengonsumsi ikan lebih dari tiga kali per pekan akan melahirkan anak dengan nilai BMI lebih tinggi atau berat badan kurang ideal saat berusia 2-6 tahun ketimbang ibu yang mengonsumsi ikan lebih sedikit,” papar Chatzi. Dia juga mengungkapkan bahwa mengonsumsi ikan dalam jumlah besar saat hamil dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko pertumbuhan lebih cepat sejak lahir hingga berusia 2 tahun dan peningkatan risiko obesitas pada anak berusia 4-6 tahun ketimbang ibu hamil yang mengonsumsi ikan seminggu sekali.

“Efek mengonsumsi ikan berlebihan pada ibu hamil lebih tinggi risikonya pada anak perempuan ketimbang anak lakilaki. Terpenting, ibu hamil harus mengikuti porsi anjuran konsumsi ikan dan tidak mengonsumsi lebih dari tiga porsi ikan per pekan,” beber Chatzi.

Iman firmansyah