Edisi 24-04-2017
Keluarga Miskin Berkurang 1,16%


SLEMAN – Jumlah keluarga miskin di Sleman berkurang 1,16%. Kini ada 10,60% keluarga miskin di Sleman. Adapun jumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Sleman mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Pada awal 2017 jumlah penerima mencapai 50.862 keluarga yang merupakan hasil dari perluasan penerima manfaat program yang telah dicanangkan sejak 2008 lalu. Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial (Kemensos) Nur Pujianto menyebut, pada 2017 ini nilai penyaluran dana bantuan sosial untuk PKH di Sleman mencapai Rp95 miliar lebih. “Kabupaten Sleman memang untuk PKH hasil perluasan sasaran jumlah penerima PKH mencapai 50.000 lebih keluarga atau rumah tangga,” kata Nur Pujianto saat melaporkan nilai bantuan sosial dari Kementerian Sosial ke Kabupaten Sleman dalam rangka Pencairan Tahap Pertama 2017 PKH Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, kemarin.

Selain PKH, program bantuan sosial yang disalurkan Kemensos ke Sleman adalah program beras keluarga sejahtera atau Rastra yang tahun ini nilainya mencapai Rp91 miliar. Jumlah rumah tangga penerima bantuan Rastra di Sleman mencapai 66.000 keluarga. Ada pula program bantuan sosial untuk penyandang disabilitas dan lanjut usia atau lansia. Untuk 2017, Nur Pujianto menyebut, nilai bantuan sosialyangdisalurkanKemensos ke Kabupaten Sleman mencapai Rp188 miliar.

“Nilai bansos untukSlemantotalsekira Rp188,83 miliar yang disalurkan melalui PKH, Rastra, Disabilitas, maupun lansia,” kata Nur. Bupati Sleman Sri Purnomo menyebut, pada awal 2016 lalu jumlah penerima PKH di Sleman hanya 3.008 keluarga. Namun dari program perluasan sasaran, jumlahnya di akhir tahun lalu membengkak menjadi 50.862 keluarga. Dengan perluasan tersebut, penyaluran bantuan PKH sudah bisa menyasar warga yang masuk katagori rentan miskin. Dengan perluasan sasaran PKH disebutnya, ada keberhasilan penurunan secara signifikan jumlah keluarga miskin di Kabupaten Sleman.

“Dari tahun 2015 ke 2016, penurunannya mencapai 1,16%. Tahun 2016 lalu jumlah keluarga miskin sebanyak 10,60% dari total jumlah KK yang ada di Sleman,” sebut Sri Purnomo. Menteri Sosial Kofifah Indah Parawansa, kemarin, berkesempatan mencairkan secara langsung bantun PKH untuk ratusan warga Sleman. Pencairan yang dilakukan kali ini adalah untuk bantuan tahap pertama pada 2017. Nilai yang disalurkan untuk setiap keluarga mencapai Rp1.890.000 yang disalurkan empat kali. Untuk penyaluran tahap pertama sebesar Rp500.000 untuk setiap keluarga penerima manfaat.

Maha deva