Edisi 20-03-2017
Pentingnya Atur Pola Makan Sehat


KESEHATAN menjadi bagian penting untuk kehidupan seseorang. Salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan mengonsumsi makanan sehat, baik di rumah ataupun di luar rumah.

Salah satu kunci lainnya dalam memperoleh makan sehat adalah makan bervariasi atau selalu berganti-ganti jenis makanan untuk membantu melengkapi kebutuhan zat gizi. Untuk menjaga kesehatan, makanlah teratur dengan jadwal tiga kali makan utama (pagi, siang, malam) dan 2- 3 kali selingan. Di samping itu, konsumsi gula, garam, dan minyak harus dibatasi. Sayangnya, untuk mendapatkan makanan sehat dan ramah ketika sedang beraktivitas di luar cukup sulit.

Menurut Pedoman Gizi Seimbang yang dikeluarkan Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2014, komposisi makanan seimbang untuk hidup sehat adalah makanan yang beraneka ragam terdiri dari makanan pokok, lauk pauk sumber protein, sayuran, buah-buahan, dan air. Di Indonesia, beras merupakan sumber karbohidrat utama dengan jumlah konsumsi 114 kg/tahun/kapita. “Kunci mulai mengonsumsi makanan sehat yang pertama adalah memahami bahwa kualitas makanan lebih penting daripada kuantitas,” kata Ahli Nutrisi Lagizi Indonesia Jansen Ongko.

Dia menjelaskan, seseorang harus mengetahui apa yang diperlukan tubuh, lalu sesuaikan dengan pola makan sehingga dapat menerapkan gaya hidup sehat secara efektif. “Karbohidrat yang baik dapat memberikan energi yang diperlukan untuk beraktivitas seharihari. Protein dan serat membantu pertumbuhan otot dan pencernaan. Selain itu, meningkatkan konsumsi buah dan sayur yang berwarna-warni sangat dianjurkan karena banyak mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh,” papar Jansen.

Dia menuturkan bahwa dengan membawa bekal sendiri dari rumah, seseorang tetap dapat mengonsumsi makanan sehat di mana pun saja, terlebih kebersihan dan porsi makanan dapat terjaga dan diatur sesuai kebutuhan. “Sebagai tambahan, daging, kacangkacangan, dan kedelai merupakan sumber protein yang baik. Buah-buahan dan sayuran memberikan sumber vitamin dan serat penting yang dapat membantu pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan. Seluruh manfaat tersebut dapat tercapai dengan mempersiapkan makanan dari rumah,” ucap Jansen.

Cara mengolah makanan juga dapat memengaruhi nutrisi dan kualitas makanan. Dengan bekal pengetahuan tentang nutrisi yang baik dan didukung dengan solusi dan peralatan yang tepat, setiap keluarga di Indonesia dapat menjalani hidup yang lebih sehat dengan membuat makanan atau menyusun menu sehari-hari untuk keluarga. Menurut Jansen, jumlah porsi makanan setiap orang berbeda-beda bergantung faktor jenis kelamin, usia, aktivitas sehari-hari, dan kondisi fisiologis khusus, seperti hamil dan menyusui, dan apakah orang tersebut dalam keadaan sehat atau masa penyembuhan.

Sedangkan untuk anakanak, tidak disarankan melakukan diet, meskipun tergolong gemuk. “Untuk mengatasinya adalah menambahkan aktivitas fisik secara rutin. Jika dipaksa berdiet, dapat mengakibatkan permasalahan psikologis seperti eating disorders atau gangguan perilaku konsumsi, seperti takut makan atau balas dendam dengan makan sebanyaknya ketika dewasa,” ungkapnya.

Jansen menambahkan, perlu dipahami bahwa mindful eating lebih penting daripada perhitungan kalori yang dikonsumsi. “Karena konsep mindful eating mengajarkan untuk fokus dan sadar pada saat makan dengan menikmati rasa, aroma, tekstur, dan warna makanan. Metode ini dapat menghindari seseorang untuk tidak lagi mengeluhkan apa yang dimakan,” pungkasnya.

Iman firmansyah