Edisi 20-02-2017
Kandang Ayam di Parangtritis Diprotes Warga


BANTUL – Menjamurnya pen - dirian kandang ayam potong di seputaran ruas Jalan Depok-Gro - gol 9, Desa Parangtritis, Ke ca mat - an Kretek, menuai protes war ga. Me lalui surat yang diki rim ke Bu - pa ti Bantul, warga me minta kebe - radaan kandang ayam yang ber di - ri tidak jauh da ri kawasan wisata Parangtritis itu ditertibkan.

Kepala Satpol PP Bantul Hermawan Setiaji mengatakan, Bupati telah memerintahkan melakukan pengecekan lokasi kandang ayam itu, termasuk pe - ner tiban bila terdapat pelanggaran. Pihaknya mengaku bebe - r apa waktu lalu telah me la ku - kan pengecekan ke lokasi ber sa - ma Badan Lingkungan Hidup (BLH) DIY. “Total ada 13 kandang,” katanya kemarin.

Tanah yang berada di sekitar lokasi kandang-kandang itu, me nurut Hermawan, adalah ta - nah negara dan tanah pribadi. Un tuk tanah negara, hak pe - ngelolaan lahannya (HPL) men - ja di kewenangan Pemda DIY. Untuk itu, pihaknya perlu melakukan pengecekan tanah yang ditempati untuk kandang ter sebut, apakah tanah pribadi atau tanah negara.

“Kalau tanah pribadi, nanti tetap disesuaikan dengan peraturan umum, se - per ti izin gangguan atau tata ruang ada atau tidak,” ungkapnya. Kandang ayam berdiri tersebut lokasinya di dalam dan jauh dari jalan sehingga keberadaannya awalnya tidak diketahui ba - nyak orang. Kandang itu baru di ketahui begitu lokasi sekitar - nya akan dibangun jalan jalur lintas selatan (JJLS).

Pihaknya memastikan akan menindak tegas bila memang ada pelanggaran terkait pen di ri an kandang ayam itu. “Kalau me - langgar ya ditertibke,” ung kapnya. Warga yang identitasnya dirahasiakan itu meminta Pem - kab Bantul bertindak tegas me - la kukan penertiban. Sebab, kan dang-kandang ayam itu dinilai kian menjamur lantaran merasa aman tanpa penga was - an sehingga yang lain ikut-ikut - an mendirikan kandang ayam.

Di sisi lain, karena Pa rang - tritis sebagai kawasan wisata, ke beradaan kandang ternak itu di nilai bertentangan dengan pa ri wisata, baik dari sisi ling - kungan maupun kesehatan. Kepala Desa Parangtritis Topo mengatakan, pemba - ngun an JJLS sudah mendekati se belah barat Jalan Pa rang tri - tis, dalam arti dekat kandang.

Na mun, pihaknya mengaku ti - dak mengetahui masalah kebe - radaan kandang ayam potong itu dan enggan mengomentari ka rena selama ini tidak ada warga yang melapor ke desa. Topo juga mengaku tidak mengetahui secara kandang pasti kandang tersebut diba - ngun di tanah pribadi atau tanah negara. “Aku ora ngerti, ora ono sing lapor deso ,” katanya.

muji barnugroho