Edisi 20-03-2017
Menag Minta Sarjana Muslim Kampanyekan Islam Moderat


SURABAYA – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin minta perguruan tinggi Islam di Indonesia berdiri di depan menyuarakan Islam moderat.

Menjaga Islam untuk keberagaman sebagai bagian warna Islam di Indonesia supaya lebih dikenal oleh negara-negara di dunia. Ini disampaikan Lukman di sela prosesi wisuda ke-78 Program Doktor, Magister, dan Sarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Jawa Timur, kemarin. Kepada wisudawan, Lukman setuju dan menekankan pesan Rektor UINSA Prof Abdul A’la supaya lulusan mampu menjadi sarjana muslim Indonesia.

Terlebih untuk menyikapi dahsyatnya hoax atau berita bohong akhir-akhir ini. ”Sekarang diperlukan kearifan lebih besar untuk merespons paham-paham keagamaan yang sejak dulu ada. Jangan saling menyalahkan, diperlukan kearifan,” tandas dia. Peran sarjana bisa membantu lantaran dari sekitar 250 juta penduduk, tidak lebih dari 10% yang sarjana.

Menurut dia, sekarang muncul upaya membesarkan paham yang mengesankan benar sendiri. Menyikapi hal ini, penekanan pada kearifan lokal menjadi kunci. ”Islam di Indonesia memiliki kekhasan. UINSA sendiri identik dengan Sunan Ampel dengan kearifan, khidmatnya,” imbuh Lukman. Indonesia memiliki 17.000 lebih pulau, ini membuat keberagaman. Lukman berpesan supaya nilai-nilai Islam dijaga.

”Kecenderungan kultural harus terus dikembangkan agar kecerdasan intelektual juga berkembang,” ujar dia. Lukman meminta agar umat Islam di Indonesia menggunakan sudut pandang kebudayaan dalam melihat perbedaan pada pemahaman keagamaan, di samping pendekatan- pendekatan yang lain. Menurut dia, setiap perbedaan memiliki latar belakang dan konteksnya masing-masing.

Rektor UINSA Prof Abdul A’la menambahkan, sarjana muslim Indonesia selalu menebar toleransi. Dia juga meminta anak didiknya yang sudah lulus bisa bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat dan umat begitu terjun di dunia nyata. ”Anda sedikit dari yang bisa memperoleh pendidikan perguruan tinggi. Tolong Anda sebagai sarjana, jangan suka menjual hoax,jangan suka menyebar fitnah. Tapi, juallah kualitas Anda,” pesan dia.

soeprayitno