Edisi 20-03-2017
Longsor Dan Banjir Terjang Purworejo


PURWOREJO–Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purworejo sejak Sabtu (18/3) sore hingga tengah malam, mengakibatkan sebagian besar wilayah mengalami banjir dan tanah longsor.

Guyuran air hujan dan luapan beberapa sungai menjadi pe - nye bab utama beberapa daerah mengalami banjir. Di Ke camatan Purwodadi dan Bagelen, alir - an Sungai Bogowonto meluap dan merangsek ke daratan. Bah - kan puluhan rumah warga serta jalan-jalan beraspal terendam air hingga 30 sentimeter (cm). Titik banjir terparah terjadi di perempatan Kecamatan Pur - wodadi, air luapan sungai ma suk ke rumah penduduk.

Warga pun berbondong-bondong me la - kukan upaya evakuasi dan me - nye lamatkan harta benda mereka. “Hal yang sama terjadi di Desa Bapangsari Kecamatan Ba gelen. Air cukup tinggi meng genangi rumah warga,” kata Ke pa la Ba - dan Penanggulangan Ben cana Daerah (BPBD) Pur wo rejo, Boedi Hardjono, saat dikonfirmasi KORAN SINDO , kemarin. Tak hanya banjir, sejumlah daerah alami tanah longsor.

Di Kecamatan Kaligesing tepatnya di Desa Gunung Wangi, bukit yang menjulang tinggi di atas desa longsor dan menimpa se - jumlah rumah warga. Bahkan ke diaman Kepala Desa Gunung Wangi, Damiri juga diterjang longsoran tanah yang bercampur batu. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsornya tanah tersebut. “Rumah Pak Kades berada di sebelah bu - kit.

Longsoran tanah beserta ba tu menghantam bagian be la - kang rumah Kades Gunung Wa - ngi,” kata Kepala Seksi (Kasi) Ke daruratan BPBD Purworejo, Sigit Ahmad Basuki, kemarin. Meski tidak ada korban, se - jumlah warga tetap memilih meng ungsi dari kediaman me - re ka. Tanah longsor juga terjadi di Padukuhan Tegowano, Desa Tlo gorejo, Kecamatan Ka li ge - sing, menerjang rumah milik Nga timin,54. “Longsorannya itu lebar 7 meter tinggi 10 me - ter, hanya menimpa dinding ka - mar saya,” ujar Ngatimin.

Di Desa Kaligono, tanah bu - kit di kanan kiri jalan beraspal longsor dan menutup akses ja - lan. Warga dibantu dengan be - berapa petugas gabungan Ke camatan Kaligesing malam itu be - kerja bakti menyingkirkan long soran tanah yang menutup jalan aspal itu. “Mereka berhasil me nyingkirkan tanah yang sem pat menutup jalan. Ak hir - nya akses jalan normal karena su dah bisa dilalui kendaraan ber motor,” kata Sigit.

Pantauan KORAN SINDO di beberapa lokasi banjir, di Dusun Keposong, Desa Kalirejo air su - ngai meluap sehingga merendam lima rumah warga setempat. Ketinggian air mencapai se - kitar 2 meter. Air menerjang be - b erapa rumah warga, warga pun terpaksa mengungsi ke lokasi yang dinilai aman dari terjang - an banjir. “Begitu air masuk ru - mah, kami memutuskan meng - ungsi.

Sebab, saat itu hujan ma - sih turun begitu deras,” kata se - orang warga setempat Sigit. Banjir juga sempat me lum - puhkan jalur utama Kelurahan Cangkrep menuju Kecamatan Bagelen sepanjang 200 meter. Hujan mulai reda pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Air yang menggenangi rumah-rumah warga dan se - jum lah fasilitas umum pun berangsur-angsur turun.

hery priyantono