Edisi 20-03-2017
Warga Tambaklorok Keluhkan Jalanan Rusak Dan Berlumpur


SEMARANG – Warga Kampung Nelayan Tambaklorok, Kota Se - mar ang mengeluhkan kondisi ja - lan di wilayahnya yang rusak parah dan selalu berlumpur saat musim penghujan.

Mereka mendesak pemerintah kota (pemkot) segera memperbaikinya. Pantauan KORAN SINDO di lapangan, jalanan di lokasi itu me - mang rusak parah. Hampir semua jalan berlubang dan dipenuhi lum - pur. Kendaraan yang melintas harus ekstrahati-hati untuk meng - hindari kecelakaan akibat jalanan licin tersebut. “Sudah lama sekali kondisinya seperti ini.

Sampai sekarang belum ada perbaikan, padahal kami sudah mengusulkan perbaikan,” kata salah satu warga, Rasito, 33, kemarin. Dia mengatakan, jalanan ru - sak membuat aktivitas warga menjadi terhambat. Akibat jalan licin, pe ngendara bahkan terja - tuh. “Jalan hanya ini satu-satunya, jadi ter paksa dilewati. Saya pernah me lihat ada pengendara terjatuh,” tutur Rasito.

Hal senada disampaikan Sueb, warga Tambaklorok lain - nya. Dia mengaku heran de - ngan kondisi jalan di Tambak - lorok tersebut. “Katanya mau dijadikan Kampung Bahari, tapi jalan - an saja becek seperti ini,” ujar dia. Gaung Kampung Bahari sudah sampai ke seluruh la - pisan masyarakat. Menurut dia, hal itu harus disikapi se - rius dengan penyediaan sa - rana dan prasarana yang baik.

Sementara itu, Kepala Di - nas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang Iswar Amin - nudin mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan Rp2 miliar untuk perbaikan jalan di Tambaklorok. Nanti uang itu akan digunakan untuk per - baikan dan peningkatan jalan sepanjang 800 meter itu. “Akses arah sebelah timur sudah sekitar 50 meter dibe - ton untuk mobilisasi per - alatan ma suk ke kawasan Kampung Ba hari. Lalu akan kami lanjutkan kembali pem - betonan sekitar 800 meter sisanya,” ucap dia.

andika prabowo