Edisi 27-03-2017
Waspadai Biro Umrah Ilegal


KULONPROGO– Minat umat muslim untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci cukup tinggi. Panjangnya daftar waktu tunggu untuk bisa berhaji, menjadikan banyak yang beralih untuk menunaikan ibadah umrah.

Hanya saja banyak biro perjalanan haji dan umrah yang illegal sehingga masyarakat perlu lebih hati-hati. “Waspadailahbiro perjalanan yang tidak berijin, karena banyak yang tertipu,”jelas Direktur Pembinaan Haji dan umrah Kementrian Agama RI, Muhajirin Yanis, dalam peresmian pembukaan Raya Tour Wilayah DIY di Sukoreno, Sentolo, kemarin. Menurutnya Kementerian sudah banyak menerima keluhan terkait permasalahan biro pejalanan ilegal.

Mulai dari tidak ada kepastian berangkat, sudah berada di bandara tidak pasti pesawatnya hingga ada yang harus berkeliling transit di beberapa negara. Padahal sesuai dengan aturan yang ada, setiap biro harus memiliki perizinan. Mereka juga hanya diperkenankan satu kali transit. “Jangan sampai mau umrah ke tanah suci malah tiba di Tanah Abang,”canda Muhajirin.

Direktur Utama Raya Tours Wawan Setiawan, mengatakan biro yang dia pimpin sudah memiliki beberapa kantor cabang baik di DIY, Jateng maupun di Bali dan Jatim. Mereka telah memberangkatkan ratusan jamaah dengan fasilitas yang bisa diakses sejak mendaftar. Salah satu keunggulan yang dimiliki Raya Tours telah dilengkapi dengan e-Umrah dan telah tergabung dengan asosiasi penyelenggara haji, umrah dan in Bound Indonesia (Asperindo).

Sejak mendaftar, calon jamaah akan langsung mengetahui nomor paspor, keberangkatan, pesawat, hotel, hingga informasi kepada keluarga aketika jamaah berada di tanah suci. “Raya Tours hadir untuk menyajikan kepada masyarakat muslim akan layanan umrah dari pihak yang tidak bertanggungjawab,” jelas Wawan. Masyarakat juga bisa minta informasi dan layanan edukasi di kantor Raya Tours yang berada di Sukoreno, Sentolo ataupun melalui website.

Melalui layanan informais ini, akan diketahui seperti apa perjalanan yang akan dilakukan selama beribadah. “Kita siap berikan edukasi, dan informasi yang benar,” ujarnya. Sementara Kepala Diskominfo Kulonprogo Agus Santoso, berharap kehadiran Raya Tours bisa memudahkan akses masyarakat Kulonprogo yang ingin melaksanakan haji dan umrah. Tidak salah membuka kantor perwakilan DIY di Kulonprogo, karena nanti akan ada bandara baru. “Semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” terang Agus Santoso.

kuntadi