Edisi 20-03-2017
Mei, Relokasi Terdampak NYIA Harus Ditempati


KULONPROGO – Warga terdampak bandara baru yang di - re lo kasi menggunakan tanah kas desa bertekad memperce - pat proses pembangunan. Pas - ca-groundbreaking oleh Pen ja - bat Bupati Kulonprogo, mereka akan langsung melanjutkan proses pembangunan.

Harapannya pada Mei mendatang, warga terdampak bandara New Yogyakarta Inter na - tio nal Airport (NYIA) sudah bi - sa mendiami rumahnya yang baru. “Ini akan kami lanjutkan, cari tukang dan membangun sampai jadi,” kata Sukardo, warga terdampak di Desa Jang kar - an, Temon, kemarin. Lahan yang akan dibangun untuk rumah terdampak dira - sa kan strategis.

Lahan ini merupakan tanah kas desa yang di be - linya dengan harga Rp525.000 per meter persegi. Dia sudah mem bayar lahan itu melalui BPD DIY. Untuk proses pemba - ngunan ditangani sendiri oleh warga. Seperti mencari tukang bangunan sampai membeli ma - terial yang diperlukan. Mereka hanya didampingi oleh konsultan yang ditunjuk agar bangun - an sesuai dengan spek. “Di sebelah utara akan ada pos ronda dan balai dusun,” katanya.

Meskipun sudah dilakukan groundbreaking dan pemba - ngun an segera digelar, sejauh in i belum ada izin dari gubernur terkait pelepasan hak atas ta - nah kas desa untuk warga. Pem - kab Kulonprogo sudah pernah me ngajukan usulan tersebut. Karena ada perubahan luas dan peruntukan, izin pelepasan ini belum diajukan kembali. Bahkan dari lima desa yang kehilangan tanah kas desanya belum semua menyelesaikan perbaikan atas data untuk melengkapi usulan peralihan hak tanah.

“Kalau (Desa) Glagah sudah selesai, yang lain masih proses,” ungkap Kepala Desa Glagah, Agus Parmono. Penjabat Bupati Kulon pro - go Budi Antono mengakui sampai saat ini belum ada hitam di atas putih peralihan hak atas ta - nah kas desa. Namun, hal ini ti - d ak jadi masalah karena sudah di bicarakan dalam pertemuan. Prinsipnya, gubernur me nye - tu jui perubahan status dan per - untukan tanah kas desa untuk tem pat relokasi. “Nanti segera di susulkan, prinsip tidak ada ma salah dan sudah dibi ca ra - kan,” kata Budi.

Gugatan Akan Dilayangkan di PN Yogyakarta

Sementara putusan Penga - dil an Negeri Wates yang tidak me nerima gugatan delapan ah - li waris GKR Hemas asal Solo ter kait tanah Pakualaman, ti - dak menyurutkan langkah peng gugat menempuh jalur hu kum. Mereka akan mengajukan kembali gugatan Pe - ngadilan Negeri Yogyakarta se - p erti apa yang menjadi perma - salahan objek gugatan.

“Kami akan ajukan kembali gu gatan di PN Yogyakarta,” ka - ta Prihananto kepada war ta - wan. Penggugat intervensi dari MMS Consulting Advocates and Counselors at law Jakarta, Suhartawan mengatakan, apa yang menjadi putusan hakim sudah diperkirakan sebelumnya. Karena gugatan pokok ti - dak diterima, maka gugatan in - tervensi juga tidak bisa masuk.

“Kami akan pantau, kalau me - mang akan ada gugatan baru di PN Yogyakarta, kami akan ikuti,” kata Suhartawan yang juga kua sa hukum dari ahli waris Pa - ku Buwono (PB) X. Mereka akan lebih fokus pa - da laporan polisi yang sudah di - sampaikan, yakni apa yang di - la kukan ahli waris Solo dianggap telah merusak garis keturunan. Sebagai ahli waris yang sah dan sesuai silsilah, mereka akan menjaga kebenaran seja - rah dan silsilah.

kuntadi