Edisi 20-03-2017
Persib Juara Trofeo Friendly Match


BANDUNG – Selang satu minggu setelah memastikan diri sebagai juara ketiga Piala Presiden 2017, Persib Bandung kembali ambil bagian dalam sebuah turnamen Trofeo Friendly Match di Purwokerto.

Bermain menghadapi dua tim pada Sabtu (18/03) sore akhir pekan kemarin, Persib sukses mengunci gelar juara turnamen yang diikuti oleh tiga klub itu. Keberhasilan Maung Bandung menjuarai turnamen tersebut setelah sukses mengantongi empat poin hasil dari satu kali menang dan satu kali imbang. Dari dua laga yang dilakoni Persib di Stadion Satria, mereka masingmasing suskes mencetak lima gol dan kebobolan satu kali.

Poin penuh berhasil diamankan Persib setelah mengalahkan Black Eagle Arfika dengan skor telak 4-0. Pada laga yang berlangsung hanya 45 menit itu, Atep dan Supardi masing-masing menyumbangkan satu gol. Adapun dua gol lainnya, diborong oleh pemain asing mereka Shohei Matsunaga. Di laga selanjutnya, Maung Bandung gagal mengulang kemenangan saat menghadapi tuan rumah Persibas Banyumas.

Pada laga kedua itu, Persib hanya mampu memetik satu poin, setelah ditahan imbang tim lawan dengan skor 1-1. Supardi, kembali menjadi pahlawan dalam laga yang berakhir imbang itu. Dengan empat poin yang diraih itu, maka Pangeran Biru keluar sebagai juara turnamen tersebut. “Alhamdulillah dua pertandingan lawan tim yang berbeda, bisa menang. Jujur kita lebih baik main, kita lebih kompak meskipun mereka merupakan pemain punya nama,” kata pelatih Persib Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman.

Terkait kegagalan memenangkan laga kedua menghadapi Persibas, Djanur mengaku hal tersebut dipengaruhi oleh faktor non teknis. Hujan yang turun mengguyur stadion serta kondisi lapang yang gelap, dinilai dia menjadi salah satu pemicu menurunnya performa pasukannya. “Pertandingan kedua kita kesulitan, kondisi lapangan sudah licin, hujan dan gelap karena tidak ada lampu.

Kami memaksakan bertanding karena menghargai undangan, kami takut cedera, tapi alhamdulilah semua lancar,” jelas dia.Sementara itu, keberhasilan Supardi mencetak gol dalam dua aga yang dilakoninya, mendapat apresiasi dari pelatih asal Majalengka itu.

Bahkan, Djanur tidak sungkan-sungkan menganggap anak asuhnya itu sebagai pemain terbaik dalam turnamen itu. “Dia best player, man of the match pada pertandingan ini. Dia main bagus, dua gol dan tiga assist. Overlapping-nya tepat. Bisa memberikan dukungan saat menyerang dan penyelesaian akhir yang baik. Pantaslah dia menjadi man of the match,” beber dia.

inin nastain