Edisi 20-03-2017
Menang di Kandang, PSS Butuh Ujian di Laga Tandang


SLEMAN – Ketangguhan PSS Sleman bermain di kandang kian teruji. Terbukti dalam laga persahabatan kontra Bali United di Maguwoharjo International Stadium (MIS) kemarin, Busari cs berhasil mengalahkan tim Liga 1 dengan skor 2-1.

RiskiNovriansyahdanMahadirga Lasut mencetak gol bagi PSS masing-masing di menit 51 dan 57 yang mampu membawa tim berjuluk Super Elang Jawaini unggul dalam laga beda level itu. Padahal sebelumnya PSS tertinggal 0-1 setelah pemain asing baru Bali United Sylvano Comvalius (99) mencetak gol di menit 18. “Pertandingan tadi cukup berkualitas buat kita PSS, lawan bagus.

Gol pertama kita lengah karena seharusnya ada pertahanan berlapis dari wing back sebelum center back. Mereka gunakan sistem target man, crossing bola juga tinggi. Kita tinggi badan kalah,” ujar Pelatih Kepala PSS Sleman Freddy Muli seusai pertandingan, kemarin. Hal ini tentu akan menjadi perhatiannya seiring dengan persiapan tim jelang kompetisi Liga 2 yang dikabarkan akan digulirkan dua hari setelah jadwal kick off Liga 1 pada 15 April 2017.

Terutama terhadap dua sampai tiga pemain pelapis di lini belakang. “(Uji coba tandang) sangat diperlukan, tapi program try out yang kita rancang tertunda karena beberapa hal. Seperti dengan (Persip) Pekalongan karena masalah dengan suporter sehingga kurang kondusif. Lalu dengan Persebaya, mereka juga sibuk dengan program (uji coba) lain seperti lawan PSIS (Semarang), dan Madiun Putra yang belum siap,” kata dia.

Manajemen PSS sendiri sebenarnya telah merancang uji coba tiga kandang dan dua tandang untuk mendekati keinginan pelatih tiga laga kandang dan tiga tandang. Namun sejauh ini baru PSIS Semarang yang menyanggupi laga dengan format kandang dan tandang pada 9 dan 15 atau 16 April 2017. Serta laga kandang melawan Madura United yang rencana dilaksanakan pada 1 atau 2 April 2017.

Sementara itu Pelatih Kepala Bali United Hans Peter Schaller mengatakan, laga persahabatan kali ini bisa menjadi pengalaman bagus bagi timnya yang dinilai masih belum menyatu. Apalagi Sylvano yang diturunkan kemarin masih dalam proses adaptasi dengan tim. Mengingat baru dua minggu, pemain dari Belanda ini singgah ke Bali. “Saya rasa PSS tim bagus. Ini bisa jadi pengalaman buat kami. Yang tentu untuk meningkatkan kemampuan pemain pula,” urai Peter.

siti estuningsih