Edisi 20-03-2017
Perbukitan Imogiri Longsor


BANTUL–Hujan deras yang terjadi hampir merata di wilayah DIY pada Sabtu (18/3) sore hingga malam mengakibatkan tanah perbukitan di Kecamatan Imogiri, Bantul longsor.

Selain menutup akses jalan, material longsor juga menimpa rumah Dalijan, 65, di Dusun Kajor Kulon, Selopamioro, Imo - giri. Beruntung, dalam kejadian itu keluarga Dalijan tak ada yang menjadi korban. Menantu Dalijan, Mujiono, 33, mengatakan, sebelum longsor menerjang rumah mertua - nya, sekitar pukul 20.00 WIB, ada bongkahan batu dari atas te bing di belakang rumah jatuh di susul suara gemuruh longsoran tebing.

Longsoran itu menjebolkan dinding dapur dan ka mar mandi. Tak hanya itu, lanjut dia, te - bing yang tak jauh dari rumah yang ditempati juga longsor. Ka rena takut terjadi longsor su - sulan, keluarga ini tak berani ti - dur di dalam rumah. “Tadi ma - lam tidur di teras,” katanya, ke - marin. Hujan deras mengakibatkan lum pur dari material longsor ma suk ke dalam rumah.

Bukan ha nya rumah Dalijan, hunian mi lik tetangga lain ikut kemasukan lumpur. Menurut Mujiono, daerahnya memang kerap terjadi longsor bila terjadi hujan deras. Meski begitu, warga termasuk keluarganya memilih tetap ber - tahan lantaran rumah itu satusatunya hunian yang dimiliki. “Memang rawan jadi harus te - tap waspada terus,” ujarnya.

Kejadian longsor juga terjadi di Dusun Lanteng 2, Desa Se - lo pamioro, Imogiri dan mengenai bagian teras rumah Tu kar - no warga setempat dan sebuah kan dang kambing. Sugeng, war ga Dusun Lanteng me - nyam paikan, tebing setinggi 15 meter yang longsor Sabtu ma - lam tersebut, sekitar tiga ta hun lalu sempat longsor. Ba nyak nya material longsor mem buat pro - ses pembersihan be lum selesai hingga kemarin siang.

Untuk melakukan pembersihan material longsor yang se - ba gian masuk ke dalam rumah, warga menggunakan mesin die sel. Masyarakat khawatir terjadi longsor susulan me ngi - ngat di sekitar lokasi titik longsor muncul retakan tanah de - ngan panjang 10 meter. Untuk mengantisipasi long soran, bagian atas tebing ditutup menggunakan terpal.

“Ditutup terpal supaya aman karena sudah ada retakan jadi waswas,” ucapnya. Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Pe - nanggulangan Bencana Dae - rah (BPBD) Bantul Dwi Dar - yan to mengatakan, longsor yang terjadi Sabtu lalu melanda dua titik di Dusun Kajor Kulon. Selain itu juga terjadi di satu titik di Dusun Lanteng 2.

Dari kejadian itu, longsoran ada yang mengenai rumah dan menutup akses jalan. Meski demikian, dipastikan tidak ada warga yang harus mengungsi. Hanya pihaknya tetap me ngim - bau kepada masyarakat saat mu - sim pancaroba seperti saat ini, meski jarang hujan, po tensi hu - jan deras masih bisa ter jadi. “K e - betulan di lokasi long sor ke ma - rin itu (Dusun Lan teng 2 dan Kajor Kulon) ma suk zona merah rawan longsor,” tandasnya.

muji barnugroho