Edisi 20-02-2017
48 Rumah Relokasi Tanah Longsor Rampung


PURWOREJO– Pembangunan 48 unit rumah relokasi bagi korban terdampak bencana alam tanah longsor 18 Juni 2016 lalu, kini telah rampung.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo bersiap untuk meresmikan penggunaan sekaligus menyerahkannya kepada yang berhak. Kepala BPBD Purworejo Boedi Harjono kepada KORAN SINDO memaparkan, meski proses pengurusaannya hingga pembangunannya cukup rumit, tapi pada akhirnya rumah relokasi bagi korban terdampak bencana akhirnya bisa kelar. “Ini pengalaman pertama bagi kami mendirikan rumah relokasi.

Dari awal mengurus payung hukum, status tanah hingga proses pembangunannya cukup menambah pengalaman kami semua. Alhamdulilah semuanya sudah beres,” kata Boedi Hardjono. BPBD bersiap melakukan peresmian sekaligus secara simbolis menyerahkan rumah relokasi tersebut kepada 48 kepala keluarga (KK) yang terdampak langsung bencana tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 56 korban itu.

“Kami sedang merencanakan pada akhir bulan ini atau awal Bulan Maret nanti. Bisa yang meresmikan Pak Gubernur atau kalau beliaunya sibuk, ya Bupati Purworejo juga bisa,” kata Boedi. BPBD juga telah merampungkan pembangunan di lima titik jembatan di sejumlah desa. Lima jembatan yang sudah selesai pembangunannya.

Di Kecamatan Purworejo yakni, di Desa Sudimoro, Desa Donorati, dan Desa Sidomulyo. Untuk jembatan yang telah rampung di Kecamatan Banyuurip yakni, terletak di Desa Popongan dan Desa Pogung, untuk jembatan yang dibangun di Kecamatan Bayan. Jembatan lama mengalami kerusakkan akibat terjangan air sungai akibat hujan yang turun dengan intensitas tinggi.

Jembatan itu berfungsi sebagai penghubung menuju ke desa lain dan merupakan akses utama masyarakat pedesaan. “Seluruh biaya pembangunan jembatan penghubung antar desa sekitar Rp1, 4 miliar,” kata Boedi. Ketua Kelompok Masyarakat (Pomas) Rumah Relokasi Desa Jelok, Kecamatan Kaligesing, Imam, mengatakan, seluruh unit rumah yang dibangun di wilayah desanya telah rampung semuanya. “Sudah selesai semua. Calon penghuni sangat berterima kasih kepada pemerintah,” ujar Imam.

hery priyantono