Edisi 11-01-2017
Copet Pasar 16 Ilir Dibekuk


PALEMBANG- Pasar 16 Ilir yang selalu ramai didatangi pembeli memang terkenal rawan pencopetan.

Buktinya kemarin unit Reskrim Polsek IT I berhasil meringkus salah satu pelaku. Pelaku diketahui bernama Febri, 23, warga Jalan Amin Mulya, Blok F, RW 05, Kelurahan 15 Ulu, Ke - camatan Seberang Ulu I. Dari ta - ngan tersangka diamankan pon - sel Samsung Note 4. Kanit Reskrim Polsek IT I, Ipda Alkap mengatakan pihaknya me ngamankan Febri, 23, lan - taran kedapatan mengantongi ponsel Samsung Note 4 milik sa - lah seorang pengunjung. “Pelaku ini kedapatan menco - pet satu unit ponsel di kawasan Pasar 16 Ilir dari tangan Ayu, 20, war ga Kelurahan 16 Ulu, Keca - matan SU I,” jelas dia. Masih dikatakan Alkap, pe - nang kapan pelaku ini, setelah pihaknya mendapatkan laporan dan ciri-ciri pelaku dari korban.

“Ka mi mengantongi ciri-ciri pela - ku dan segera melakukan penye li - dikan di kawasan Pasar 16 Ilir,” tandasnya. Saat ditangkap, dikatakan dia pe laku masih mengantongi ba - rang bukti curiannya sehingga lang sung digelandang ke Polsek untuk mempertanggunjawab - kan perbuatannya. “Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan mak - simal hukuman penjara lima ta - hun,” ungkapnya. Atas kejadian ini Alkaf meng - imbau, apabilaadamasyarakat yang dicopet untuk melaporkan keja - dian nya supaya bisa segera ditin - dakolehaparat.

“Masyara katharus se gera melapor apabila mengalami pencopetan. Kita juga mener jun - kan petugas di kawasan tersebut untuk berjaga-jaga,” ujar dia. Diakui Alkaf, kawasan Pasar 16 Ilir memang masih rawan pen - copetan. Banyak pencopet ber ke - liaran baik lelaki maupun pe - rempuan untuk itu masyarakat diimbau extra waspada. Sementara itu, tersangka Fe - bri mengaku saat itu dirinya te - ngah berkeliling untuk melaku - kan kegiatannya sehari-hari yaitu mengamen di kawasan tersebut.

Saat kejadian dia melihat kor - ban yang tengah berjalan sendiri, muncul niatan dirinya untuk men - copet. “Saya silet tas ranse lnya dari belakang, saya lihat ada HP, saya ambil HP-nya lalu kabur,” ujarnya. Korban baru menyadari telah menjadi korban pencopetan saat diberitahu orang lain, kalau tas - nya tersayat akibat disilet oleh tersangka.

Agus rizal