Edisi 27-03-2017
Beragam Inovasi Hadir di Sibolga Expo


SIBOLGA – Sibolga Expo 2017 yang dipusatkan di Lapangan Simare-mare dibuka akhir pekan kemarin dengan diramaikan ratusan stan. Pameran pembangunan dalam Hari Jadi Kota Sibolga ke-317 ini berlangsung hingga 1 April 2017.

Pameran ini diikuti 206 stad yang terdiri dari 66 stan indoor atau berada di dalam Lapangan Simare-mare, 15 stan bazar, 115 stan usaha kecil mikro dan menengah(UMKM), dansisanya stan berbasis institusi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan, Pemkab Tapanuli Tengah, Pemkab Batubara, PemkabPariaman, Provinsi Sumatera Barat, serta beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk berharap kegiatan ini menjadi salah satu ajang promosi bagi program pembangunan daerah, khususnya produk-produk unggulan dari Kota Sibolga. Namun, hal itu masih butuh kepedulian dari semua masyarakat Kota Sibolga dalam mengisi pembangunan dan meningkatkan apresiasi atau kebanggaan dan kecintaan terhadap budaya maupun produk-produk lokal.

“Melalui kegiatan pameran Sibolga Expo akan banyak inovasi yang ditampilkan, baik produk unggulan dari luar maupun dari dalam Kota Sibolga yang nanti bisa menjadi evaluasi bagi kita, baik personal sebagai warga, institusi dalam memacu daya saing,” ujarnya. Syarfi menilai potensi Kota Sibolga belum tergali secara optimal dan memiliki brand di luar.

Namun ke depan, ia optimistis produk lokal bisa semakin maju seiring dengan ada pembenahan dan pembinaan yang dilakukan Pemko Sibolga. “Satu hal yang menggembirakan kita bahwa gedung pusat jajanan khas menjajakan makanan khas dan oleh-oleh Kota Sibolga di ujung Sibolga akan diresmikan penggunaannya pada 3 April nanti seiring rangkaian Hari JadiKotaSibolga,” katanya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga Hendra Sahputra berharap penyelenggaraan pameran pembangunan yang digelar rutin setiap tahun ini bisa disajikan lebih informatif, edukatif, dan rekreatif. Dengan demikian berbagai masukan dalam meningkatkan peran serta dan dukungan pemerintah, termasuk peningkatan kebijakan yang mengarah pada terbentuknya iklim usaha kondusif, harus mendapat perhatian serius dari pihak-pihak terkait.

“Perhatian yang sama juga bisa dalam kerangka pengembangan jaringan kerja, baik dalam peningkatan akses modal, desain dan kualitas produksi, pemasaran produk maupun peningkatan sikap kewirausahaan para pelaku usaha,” ujarnya.

Ketua Panitia Sibolga Expo 2017, Robinhot Panjaitan dalam laporan menyebutkan, tujuan pelaksanaan Sibolga Expo 2017 adalah sebagai sarana penyebarluasan informasi dalam mengenalkan produkproduk keunggulan daerah, budaya dan seni, serta peluang investasi. “Kegiatan ini juga salah satu upaya Pemko Sibolga untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Sibolga, dan hal ini menandakan kesiapan Kota Sibolga menghadapi masuknya produk-produk impor dari berbagai negara,” katanya.

jonny simatupang