Edisi 27-03-2017
Eldin Minta Pemenang Tidak Berpuas Diri


MEDAN - Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Medan ke-50 ditutup, Sabtu (25/3) malam, oleh Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Dalam kesempatan itu, Eldin berpesan agar para tilawah yang terpilih tidak berpuas diri karena tantangan lebih besar telah menanti.

“Kota Medan memiliki tradisi yang baik pada setiap gelaran MTQ tingkat Provinsi Sumut. Jadi persiapkanlah diri dengan sebaik-baiknya. Ingat, ini bukan pekerjaan mudah dan harus dilakukan dengan kerja keras dari segenap jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Medan, para pembina, serta qori dan qoriah,” ujar Eldin.

Dzulmi mengharapkan para qori dan qoriah pemenang mampu mempertahankan prestasi yang telah diraih sehingga perlu terus mengasah dan mengembangkan minat membaca serta memahami kandungan Alquran. “Hal ini tidak hanya sebagai bekal untuk mengikuti lomba jenjang lebih tinggi, tetapi juga sebagai bekal menjalani kehidupan dunia dan akhirat secara seimbang,” ujar Eldin.

Eldin ingin MTQ menjadi motivasi bagi masyarakat Kota Medan dalam mencintai Alquran sekaligus memedomaninya dalam kehidupan sehari-hari sehingganuansakotareligiusterus tumbuh kembang di Kota Medan. Selain itu, terjadi perubahan dan peningkatan pengamalan ajaran Alquran bagi masyarakat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

MenurutEldin, pelaksanaan MTQ telah menjadi wahana peningkatan Ukhuwah Islamiyah dan ajangsilaturahmiantar masyarakat Kota Medan. “Saya berharap suasana kondusif, damai, religius, serta bebas konflik yang terwujud dalam pelaksanaan MTQ selama sepekan ini tetap terpelihara dan terjaga pada hari-hari mendatang, sesuai dengan slogan pembangunan, yakni Medan Rumah Kita,” kata Eldin. Bagi peserta belum beruntung, Eldin berpesan agar tidak berkecil hati dan terus berlatih sehingga tahun depan bisa meraih prestasi yang lebih baik.

Sementara kepada panitia penyelenggara serta semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan MTQ selama sepekan itu, Eldin mengucapkan terima kasih. Terutama bagi segenap warga Kecamatan Medan Amplas karena telah menjadi tuan rumah yang baik bagi para kafila maupun seluruh tamu dan undangan. “Begitu juga kepada tim penggerak PKK yang sudah mempersiapkan acara dengan begitu bagusnya,” katanya. Wakil Ketua DPRD Kota Medan Iswanda Ramli menilai kegiatan tahunan Pemko Medan ini sukses.

Hal ini terlihat sejak kegiatan pawai taaruf pembukaan yang begitu ramai dihadiri masyarakat. Bahkan bukan hanya dari kalangan muslim yang ikut serta, tapi beberapa agama dan etnis lain ikut menyemarakkan pawai tersebut. “Diharapkan pelaksanaan MTQ yang tiap tahun dilakukan Pemko Medan dapat memotivasi dan menumbuhkan serta mengembangkan minat baca Alquran kepada masyarakat untuk mendekatkan dirikepada AllahSWT,” tuturnya.

Bagi qori dan qoriah yang tidak berhasil, dia berharap ke depan bisa lebih meningkatkan kemampuan. Sedangkan bagi peserta berhasil harus berusaha agar bisa memberikan yang terbaik bagi Kota Medan. Kegiatan yang ditutup pada pukul 22.00 WIB ini diisi dengan penurunan bendera MTQ oleh paskibra yang diiringi musik dari marching band Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan.

Puluhan ribu warga terlihat hadir menyaksikan acara penutupan MTQ itu. Pada akhir kegiatan, diumumkan Kecamatan Medan Area sebagai juara umum mengungguli Kecamatan Medan Perjuangan dan Medan Barat. Untuk pelaksanaan MTQ Kota Medan ke- 51 tahun 2018 akan digelar di Kecamatan Medan Petisah.

siti Amelia