Edisi 20-03-2017
83.048 Warga Labuhanbatu Belum Merekam Data E-KTP


RANTAUPRAPAT – Jumlah penduduk Kabupaten Labuhanbatu yang belum merekam data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) diperkirakan masih terdapat sekitar 24% dari 343.190 jiwa warga wajib KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Labuhanbatu Edi Gani Ginting mengungkapkan, dari 503.697 jiwa jumlah penduduk Labuhanbatu, terdapat 343.190 jiwa dinyatakan sebagai warga wajib KTP. Kemudian dari 343.190 jiwa yang wajib KTP itu terdapat 260.142 jiwa sudah melakukan perekaman data e- KTP atau sekitar 76%.

“Jadi ada sekitar 83.048 jiwa lagi warga Labuhanbatu belum melakukan perekaman data atau jika dipersentasekan sekitar 24% dari total jumlah penduduk wajib KTP,” kata Edi Gani Ginting, akhir pekan kemarin. Pihaknya masih terus berupaya agar 24% warga Labuhanbatu tersebut bisa melakukan perekaman data e-KTP. Caranya antara lain dengan terjun langsung mendatangi rumah- rumah warga yang be-lum melakukan perekaman data.

Sejumlah tempat yang telah didatangi, seperti panti jompo, panti asuhan, sekolah, dan rumah sakit. Bahkan warga disabilitas juga didatangi petugas Disdukcapil untuk melakukanperekamandatae- KTP. Terkait blangko e-KTP yang masih kosong, Edi mengaku pihaknya hanya bisa menunggu. Namun, bagi masyarakat yang memerlukan KTP dengan segera, bisa menggunakan surat keterangan kependu-dukan sementara yang dikeluarkan Disdukcapil.

Edi juga menyebutkan masa berlaku e- KTP sudah dihapuskan secara nasional. Hal itu sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri. “Jadi masa berlaku e- KTP tidak perlu diperpanjang lagi,” katanya. Salah seorang warga, Agus, 35, mengaku sempat ingin memperpanjang e-KTP-nya yang sudah mulai habis masa berlakunya. Namun, setelah mendapat informasi dari petugas, ia tidak jadi memperpanjang.

sartana nasution