Edisi 20-03-2017
2.000 Umat Hindu Klaten Ikuti Upacara Melasti


KLATEN –Ribuan umat Hindu dari Kabupaten Klaten dan se - ki tarnya mengikuti upacara Me lasti di Umbul Geneng Desa Ngrundul, Kecamatan Kebo n - a rum, Minggu (19/3).

Sebelum upa cara, umat mengikuti kirab sejauh 1,5 kilometer dari Pura Tirta Buwana menuju lokasi upacara. Ketua Panitia Pelaksana Upa cara Melasti, Suparman me ngatakan, Umbul Geneng men jadi lokasi tetap untuk upacara Melasti sejak 11 tahun lalu. Prosesi dimulai dengan matur piuning (doa mohon izin) di Pura Tirta Buwana, Desa Plu - neng. Seusai berdoa, umat berja - lan kaki menuju Umbul Ge neng diiringi tabuhan irama ga melan Bleganjur Jawa. Mereka mem - bawa berbagai sesajen dan jempana dari 47 pura di Kla ten.

“Melasti memiliki makna pem - bersihan alam semesta, termasuk bumi pertiwi dan se isinya menggunakan tirta amer ta. Melasti kali ini diikuti 2.000- 2.500 umat dari Klaten dan sebagian Kabupaten Gu nung - kidul,” kata Suparman ke pada wartawan, Minggu (19/3). Upacara Melasti merupa - kan rangkaian awal Hari Raya Nye pi. Upacara dipimpin Ke - tua Pandita Provinsi Jawa Te - ngah Romo Resi Bahudanda Sa ji wa Dharma Telabah.

De - ngan pembersihan diharapkan seluruh umat dan alam semesta diberkati kesucian menyambut upacara Tawur Agung Ke sa - nga. Tawur Agung akan digelar pekan depan, 27 Maret. Saat upacara Melasti, dila - ku kan ritual Melasti, puja tri - san dya, kramaning sembah, dan pemberian tirta amerta kepada seluruh umat. Termasuk me - mo honkan doa agar debit air Umbul Geneng melimpah dan memberikan kesejahteraan un tuk lingkungan sekitarnya.

“Lokasi upacara Melasti me - mang tidak berubah, sudah di te - tapkan di Umbul Geneng untuk menjaga tradisi lokal dan menjadi obyek bernuansa bu da ya religi serta menjunjung ting gi nilainilai kearifan lokal Ja wa,” kata Suparman yang ju ga Sekretaris Parisada Hindu Dhar ma Indo - nesia (PHDI) Kla ten. Suparman menjelaskan, se - ma ngat Nyepi tahun ini me - nga jak seluruh umat untuk men jaga persatuan dan kesatuan.

Hal ini sesuai dengan tema Ny epi yakni Jadikan Catur Bra - ta Penyepian Memperkuat To le - ran si Kebhinnekaan Berbangsa dan Bernegara demi Keutuhan NKRI. “NKRI adalah harga mati yang harus dijaga dan dipertahankan seluruh umat,” kata Suparman.

endah budi karyati