Edisi 20-03-2017
ASN Harus Sikapi Aspirasi Warga


MEDAN- Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin, mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk proaktif dalam menyikapi aspirasi yang berkembang di masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial (medsos).

Hal itu disampaikannya saat menjadi inspektur upacara pada Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Balai Kota Medan, Jumat (17/3). “Setelah mendapat informasi segera lakukan koordinasi, sehingga aspirasi masyarakat tersebut dapat ditindaklanjuti dengan baik,” ujar Eldin Dalam upacara yang diikuti Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution ,Sekda Kota Medan, para Asisten dan Kepala SKPD serta pejabat juga camat se-Kota Medan.

Eldin menyatakan, bukan ditanggapi dengan apatis, ASN harus tanggap dengan segala hal yang terjadi di tengah masyarakat, selalu aktif dan pro-aktif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Jika ada aspirasi maupun persoalan yang ditemui di lapangan, namun tidak sesuai dengan bidang tugas kita, segera koordinasi dengan instansi terkait. Ini merupakan bentuk koordinasi dan kerja sama yang baik dalam pelaksanaan tugas,” ucapnya.

Eldin menyebutkan, pelayanan publik yang baik akan terwujud melalui perilaku melayani yang baik pula. Untuk mewujudkan prilaku melayani, Eldin mengatakan, setidaknya ada tiga hal pokok yang harus dipahami. Pertama sikap mental dalam bekerja, disiplin dan etos kerja. Menurutnya, sikap mental yang baik akan tercermin melalui tanggung jawab, ketekunan, loyalitas, rasa ingin maju serta kerja sama.

Tanpa sikap mental seperti ini hasil pekerjaan tidak akan optimal karena tidak dilandasi keiklasan dan keinginan memberikan yang terbaik. Pada bagian lain, Wali Kota memaparkan tentang disiplin yang erat kaitannya dengan kualitas kinerja dan salah satu faktor penentu dalam mewujudkan target kinerja pembangunan sebagai tanggung jawab yang harus dipenuhi.

Ketidak disiplinan tidak hanya merusak sistem kerja yang telah ada, namun juga merusak diri sendiri. Eldin menyebutkan, menunjukkan etos kerja yang baik bukan hanya berarti memegang teguh amanah atau kepercayaan yang diberikan, namun juga merupakan bentuk penghormatan kepada seluruh elemen lingkungan kerja. Di akhir arahannya, Wali Kota mengajak ASN jajaran Pemko Medan kembali mendalami makna kebersamaan dalam membangun kota.

“Yakinlah, ketika penye-lenggaraan pemerintahan daerah kita semakin baik, maka berbagai dampak positif yang datang nantinya akan dirasakan oleh kita sendiri, warga masyarakat kota Medan,” ungkapnya seraya mengajak jajarannya memberikan yang terbaik untuk pembangunan kota Medan. Eldi juga menegaskan, aparatur pemerintahan harus menjadi contoh yang baik. Peningkatan kapasitas, kapabilitas, disiplin, kerja keras dan kreativitas harus terus menerus dilakukan.

irwan siregar