Edisi 11-01-2017
Dessert Creamy pada Sore Hari


Sore hari tidak ada salahnya menikmati beberapa makanan penutup di sebuah kafe sambil bersantai. Jika tempat kerja Anda ada di sekitar Jakarta Selatan, mampir ke Sopra Cafe yang ada di Pondok Indah Mall (PIM) Street Gallery bisa menjadi pilihannya.

Belum lama ini Sopra Cafe telah mengubah konsepnya dari semifine dining menjadi kasual dining yang membuat pengunjungnya lebih santai dan leluasa. “Beberapa menu Asia dan lokal kami ditambahkan dalam daftar menu sebagai alternatif bersantap karena tamu sering menanyakan menu nasi,” ungkap Astrid Andryani, Marketing Supervisor Sopra Cafe.

Namun, pada pengujung sore itu, KORAN SINDO justru sengaja memesan pilihan dessert yang lebih cocok dengan suasana menemani pengujung hari. Creme brulee dan tre cioccolate menjadi dua dessert manis yang begitu menggoda, ditemani yoghurt smoothies sebagai minuman dingin menyeimbangkan manis. Creme brulee adalah hidangan penutup dari Prancis.

Secara harfiah, namanya berarti krim gosong atau burnt cream . Hidangan ini sangat populer karena rasanya lezat dan cara pembuatannya simpel. Creme nan manis rasanya akan sangat cocok dengan suasana sore selepas jam sibuk kerja. Dengan toping karamel di atasnya, biasanya creme brulee juga dihiasi tambahan buah-buahan segar, seperti stroberi atau jenis buah berry lainnya.

Sesendok demi sesendok kecil dessert creme brulee di Sopra Cafe habis dilumat sambil merasakan karamel berpadu krim dan gula yang di-torch . Tentu saja pencinta dessert sudah tahu proses mengaramelisasi creme brulee tidak boleh menimbulkan gosong karena akan terasa pahit gulanya. Toping buah stroberi di tengah menikmatinya membawa sensasi segar. Sempurna, creme brulee di kafe ini berhasil melelehkan indra.

Membuat creme brulee sebenarnya sangat sederhana dan sudah banyak tersedia di supermarket atau aneka toko yang menjual bahan dasar pembuatan kue. Bahan pembuatan dessert creamy dari Prancis ini hanya krim, kuning telur, gula pasir, ekstrak vanili, dan brown sugar . Namun, untuk membuat karamel di atas isian creme brulee matang inilah yang menjadi tantangan tersendiri dalam pembuatan dessert yummy ini.

Karamel yang dihasilkan harus pas dan tidak boleh gosong. Jika gula yang akan dibuat krim dibakar sedikit lebih lama saja, rasa karamel akan berubah menjadi pahit. Selanjutnya, yang penuh sejuta rasa cokelat, ada tre cioccolati yang memiliki tiga lapis berbeda. Paling atas akan ditemukan kecenderungan perpaduan antara susu dan cokelat.

Lalu, menjadi sedikit lebih tawar dalam vanila di layer kedua dan lebih pahit karena dark chocolate di lapisan ketiga. Untuk benar merasakan sensasi saat memakannya, ujung sendok harus mencapai lapis terbawah. Renyahan kacang sebagai toping sesekali memberi sensasi crunchy ketika melumatnya.

Tentu dessert yang satu ini akan lebih cocok bagi mereka yang sangat nge-fans dengan cokelat dan rasa manis. Bila memang bukan penggemar dessert manis atau tidak terlalu suka manis, akan lebih tepat memesan creme brulee yang lebih creamy dan meleleh di lidah.

Seusai menikmati dessert manis, yoghurt smoothie bisa jadi paduan minuman yang cukup menetralisasi. Rasa asam yoghurt dapat memanjakan indra pengecap setelah menikmati manis pahit cokelat dan creamy dari creme brulee.

dyah ayu Pamela