Edisi 20-03-2017
Kepala Daerah Dukung PRSU Buka Sepanjang Tahun


MEDAN – Sejumlah kepala daerah di Sumatera Utara (Sumut) mendukung wacana yang dilontarkan Gubsu Tengku Erry Nuradi agar stan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) buka setiap hari (open daily) sepanjang tahun.

Langkah ini diharapkan bisa menjadi ajang bagi daerah untuk memamerkan produk lokal masing-masing. Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial sangat menyambut baik wacana itu. Apalagi jika ada bantuan yang diberikan kepada masing-masing daerah dari APBD provinsi untuk pengelolaan paviliun di PRSU. “Ini akan menjadi potensi yang luar biasa, karena PRSU ini bisa menjadi satu destinasi wisata, terutama sangat berpotensi bagi daerah yang memiliki wisata sejarah,” ujar Syahrial, kemarin.

Menurut dia, PRSU ini juga dapat menjadi miniatur Provinsi Sumut. Artinya dari PRSU bisa dilihat bagaimana keragaman suku dan budaya yang terdapat di Sumut. “Paviliun dari masing-masing kabupaten/kota di sini sudah merupakan gambaran dari provinsi se-Indonesia, tentu ini bisa menjadi PAD bagi daerah,” katanya. Bupati Serdangbedagai Soekirman juga sangat mengapresiasi harapan Gubsu agar PRSU bisa beroperasi setiap hari.

Ia menilai hal tersebut sebagai langkah nyata meningkatkan perekonomian daerah. Dengan dibukanya paviliun masing-masing daerah setiap hari, maka PRSU bisa menjadi pusat informasi bagi wisatawan, terutama untuk mengetahui kuliner, produk UKM, dan lainnya. Pihaknya sudah berencana membuka paviliun daerahnya di PRSU setiap hari. “Kalau ini dibuka setiap hari, tentu kalau ada masyarakat yang membutuhkan produk UKM ataupun kuliner dari daerah tertentu akan semakin gampang memperolehnya.

Contohnya, kalau masyarakat mau membeli beras organik, maka bisa mendatangi paviliun Serdangbedagai,” kata Soekirman. Wali Kota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap juga mendukung wacana itu. Ia berpendapat hal tersebut sangat bermanfaat untuk mengembangkan potensi dari masingmasing daerah. “Kami dukung program Pak Gubsu itu, Insya Allah,” ujarnya.

Jika wacana open daily PRSU itu direalisasikan, ia meyakini akan sangat bermanfaat bagi daerahnya dalam mengenalkan produk-produk Kota Salak. Sementara Wali Kota Sibolga M Syarfi Hutauruk menyebutkan akan segera berkoordinasi dengan DPRD setempat membicarakan wacana tersebut. “Kalau memang betul akan open daily dan akan diberikan subsidi anggaran dari APBD provinsi, maka hal ini akan sangat kami tunggu,” kata Syarfi.

Jika PRSU buka setiap hari, kata dia, paviliun Sibolga akan bisa diisi dengan berbagai produk lokal, seperti kuliner dan kerajinan. Selain itu, juga akan dapat dilakukan sosialisasi wisata dan keseluruhannya bisa dinikmati pengunjung. Gubsu Tengku Erry Nuradi saat pembukaan PRSU Jumat (17/3) lalu mengharapkan PRSU bisa lebih maksimal serta menonjolkan potensi dan kekayaan budaya dari masingmasing daerah. Tahun lalu sudah ditandatangani kerja sama agar paviliun yang ada dibuka setiap hari dalam setahun.

Ia pun menyampaikan mulai tahun depan pemprov akan memberikan subsidi kepada seluruh kabupaten/kota yang ingin membuka stan di PRSU sepanjang tahun. PRSU memang menjadi ajang strategis bagi pemerintah kabupaten/kota di Sumut untuk mempromosikan produk daerahnya. Paviliun Kabupaten Deliserdang misalnya, menyediakan informasi tentang tenunan sutra dan batik gorga khas Deliserdang dengan berbagai motif etnis Sumut.

Di sini dipamerkan juga gerabah yang unik, suvenir anyaman tikar, lidi, eceng gondok, dan makanan ringan hasil karya UMKM binaan Dekranasda Deliserdang yang diketuai Yunita Ashari Tambunan. Berbagai perkembangan pembangunan daerah juga dirangkum di Paviliun Deliserdang.

“Kami menginginkan agar tampilan yang dipamerkan di seluruh paviliun bisa menunjukkan kemajuan Sumatera Utara dan supaya diman-faatkan sebagai ajang tukar menukar informasi pembangunan. Termasuk produk unggulan dan potensi daerah lainnya untuk dikembangkan di daerah masing-masing sehingga diharapkan mendongkrak peningkatan perekonomian masyarakat,” kata Bupati Deliserdang Ashari Tambunan.

lia anggia nasution/ erdian wirajaya/ m andi yusri