Edisi 27-03-2017
Cara Mahasiswa Permudah Masyarakat Mencari Les Private


Kebutuhan masyarakat untuk mengakses jasa pendidikan private seakan tidak pernah surut. Tidak hanya les privatemata pelajaran yang diajarkan di sekolah, les privatebidang lain, seperti seni, olahraga, agama dan bahasa juga diburu.

Sayang, minimnya informasi membuat masyarakat masih saja kesulitan mendapat jasa les privateyang berkualitas. Berangkat dari persoalan tersebut, seorang mahasiswa Prodi Ekonomi Islam UII Muhammad Imam Baihaqi Aba membuat sebuah aplikasi yang diberi nama Lesgood. Aplikasi tersebut seakan menjadi jembatan bagi masyarakat yang mencari les private dengan para mentor yang menawarkan jasa les private.

“Jasa les privateselama ini biasanya hanya terpaku pada jasa yang dikelola oleh lembaga bimbingan belajar. Padahal, jasa les privateyang bersifat individu juga banyak yang berkualitas. Sayangnya, baik pencari jasa maupun yang menawarkan jasa tidak tahu harus bagaimana. Dengan aplikasi saya ini, kedua belah pihak jadi memiliki wadah,” ujar Aba.

Aba menjelaskan, Lesgood merupakan aplikasi berbasis marketplace. Melalui aplikasi Lesgood, pengguna dapat mencari dan memesan beraneka ragam jasa les private yang diinginkannya. Lesgood juga memberi kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi guru les privateuntuk bergabung sesuai dengan kompetensi dan keahlian yang mereka miliki. “Lesgood ini terinspirasi ketika saya menjadi guru di sebuah TPA.

Saya lihat banyak orang yang bisa mengaji, tapi banyak juga anak-anak yang tidak bisa mengaji. Saya berpikir, bagaimana menjembatani hal itu. Karena pada awalnya saya hanya bermaksud agar jangan sampai ada anak muda muslim tapi tidak bisa mengaji gara gara waktu masa kecilnya tidak ada yang mengajari,” imbuhnya.

Dari hal tersebut muncul ide bagaimana caranya orang yang punya keahlian tertentu seperti mengaji, bisa diajarkan ke orang yang membutuhkan. Ia pun memberanikan diri membuat Lesgood. Lesgood sendiri launching sejak 1 Agustus 2016. Seiring waktu, Letgood bahkan berkembang menjadi bisnis bagi Aba. Kini, aplikasi Letgood sudah lebih berkembang dengan mampu memfasilitasi berbagai macam les private.

Bahkan Aba sendiri kini gencar mempromosikan aplikasi tersebut agar para profesional di berbagai bidang bisa turut bergabung. “Saya maunya ada atlet atau pihak profesional yang bisa ikut gabung menjadi mentor. Tentu ini akan semakin meningkatkan kualitas yang bisa didapat konsumen juga. Ini juga bisa jadi peluang baru, bagi mantan atlet misalnya.

Dengan skill dan pengalaman yang dimiliki, tentu bisa ditularkan,” paparnya. Lesgood sendiri hadir di tengah masyarakat dengan fasilitas unik yakni pencari jasa les bisa memilih sendiri mentor yang diinginkan, memilih jumlah siswa dalam satu kelas, memilih waktu les, serta memilih biaya les sesuai keinginan.

Lesgood juga menyediakan profil pengajar dengan sangat lengkap mulai dari tingkat pendidikan pengajar, riwayat prestasi pengajar, hingga kemampuan mengajar pengajar sehingga kualitas pengajar bisa terlihat jelas. “Saat ini Lesgood telah memiliki 166 jenis les private dengan jumlah pengajar mencapai 390 orang. Kami juga telah memperluas jangkauannya ke enam kota selain Yogyakarta yakni Sleman, Bantul, Malang, Bandung, Semarang dan Solo,” katanya.

RATIH KESWARA

Yogyakarta