Edisi 20-03-2017
Kondom Berserakan di Lapangan Upacara Korpri


BATURAJA - Lapangan Upacara Korpri milik Pemkab OKU kondisinya kini sangat memprihatinkan.

Hingga kemarin, lapangan yang dibangun menelan dana miliar - an rupiah itu dipenuhi rumput ilalang, cat bangunannya pun me - mudar sementara sampah ber - serakan di mana-mana dan bau pesing tercium saat mende kati lokasi tersebut. Ironisnya, di lokasi pun ba - nyak ditemukan kondom bekas pakai di setiap sudut tempat ter - se but. Warga sekitar mengata - kan, jika sore hari banyak pa - sangan mu da-mudi mendatangi tempat itu, kemungkinan mela - kukan hal-hal negative, mulai dari mesum, mabuk-mabukan dan lainnya.

“Banyak pak, sering saya lihat ada yang bercumbu dan mabukmabukan,” ucap Herman, warga setempat. Ini terjadi, kata dia, sudah sangat lama dan terkesan dibiarkan saja. Sementara Ketua MPC Pe - mu da Pancasila (PP) OKU,Raden M Wahyu sangat menyayangkan hal itu. Menurut Wahyu, pemerin - tah gagal dalam menjaga aset dae - rah. Khususnya bangunan yang telah ada, namun dibiarkan be - gitu saja.

Hal ini tentu sangat di - sa yangkan, apalagi Wahyu me - nilai bangunan itu dibangun meng gunakan dana tidak sedikit. Selama ini pemerintah punya banyak wacana terkait bangunan tersebut. Namun, pada akhirnya wacana itu hilang begitu saja dan tak ada solusi yang bisa diambil. Padahal bangunan permanen itu bisa dikelola sedemikian rupa untuk digunakan.

“Pemkab gagal membangun OKU, kenapa saya bilang begitu, ini saja sudah ada bangunan ti - dak digunakan ba gai mana mau membangun, coba Anda pikir - kan,”tegas Wahyu. Menurutnya, Pemkab OKU jangan menyalahkan rakyatnya menyalahgunakan bangunan itu, sebab pemkab sendiri yang me - nyediakan sehingga rakyat nya menggunakan untuk hal negatif.

mmahendra poetra