Edisi 27-03-2017
Abdy Diplot Sebagai Wakil Pantura


INDRAMAYU – Nama Abdy Yuhana mengemuka sebagai calon gubernur Jawa Barat periode 2018-2023. Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat bahkan diplot sebagai calon gubernur yang mewakili wilayah pantura Jabar.

Menurut tokoh masyarakat Indramayu Iwan Hendrawan, rakyat pantura Jabar mengharapkan sosok pemimpin yang mewakili representasi wilayah. Keseimbangan kepemimpinan di Jabar harus memertimbangkan kultur di Jabar secara keseluruhan, yakni baik pasundan dan pantura. Menurut Iwan, keseimbangan kultur di Jabar diyakini akan berdampak positif bagi pemerataan pembangunan.”

Figur dari pantura Jawa Barat juga harus didorong untuk maju dalam Pilkada Jawa Barat,”kata dia kemarin. Mantan Ketua DPRD Indramayu ini menambahkan, figur pemimpin dari pantura Jabar diharapkan dapat mewakili aspirasi dan keinginan masyarakat secara lebih maksimal.” Potensi pantura Cirebon misalnya, bisa dimaksimalkan jika pemimpin di Jawa Barat, baik gubernur dan wakil gubernurnya, berasal dari wilayah pantura Cirebon,” kata dia.

Wilayah pantura Cirebon mulai dari Subang, Indramayu, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kuningan, dan Majalengka merupakan wilayah yang strategis di Jawa Barat. Iwan menilai Abdy Yuhana salah satu sosok figur dari pantura Cirebon yang masuk dalam bursa pilkada gubernur dan calon wakil gubernur Jabar 2018 mendatang, dinilai merupakan sosok calon pemimpin Jawa Barat yang mewakili daerahnya. “Abdy Yuhana merupakan kader muda yang memiliki kapasitas untuk memimpin Jawa Barat.

Munculnya Abdy Yuhana dalam bursa calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat merupakan salah satu aspirasi dari masyarakat wilayah pantura Cirebon. Abdy Yuhana sendiri merupakan putra daerah asal Indramayu. Hal senada juga diungkapkan Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indramayu Deni Pridiwinta Handan. Menurutnya, figur Abdi Yuhana merupakan representasi perjuangan anak muda Jawa Barat.

“Sebagai ketua persatuan alumni GMNI Jawa Barat, Kang Abdy Yuhana merupakan salah satu putra terbaik Jawa Barat asal Pantura Cirebon.Dengan prinsip dan ideologi yang beliau pegang, insya Allah akan bisa memajukan Jawa Barat,” kata dia. Sementara itu, Abdy Yuhana saat ditemui usai kegiatan dies natalis GMNI ke-63 di aula Fakultas Hukum Universitas Wiralodra Indramayu kemarin mengatakan, aspirasi dari tokoh masyarakat dan mahasiswa untuk mendorong putra daerah asal pantura Cirebon maju dalam pilkada terjadi secara alamiah.

“Aspirasi dari masyarakat soal figur pemimpin di Jawa Barat merupakan salah satu respons positif bagi perkembangan demokrasi di Jawa Barat. Masyarakat dapat menilai rekam jejak calon pemimpin yang dinilai mampu dan layak memimpin Jawa Barat,” kata dia.

Meski namanya menguat, namun PDI-P tetap akan membuka pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur pada Mei 2018.”PDI-P akan terbuka bagi semua kalangan untuk mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat melalui PDI-P,”kata dia. Artinya, calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat yang muncul di media massa saat ini, bisa mendaftarkan diri di PDI-P.

tomi indra